Peduli Tuna Netra, L’Occitane Gelar Books for The Blind

Salah satu kendala yang dialami para penderita tuna netra adalah ketika mereka ingin memperoleh ilmu dari bahan-bahan bacaan. Buku dengan huruf Braille yang dapat mereka gunakan jumlahnya masih minim, serta tidak mudah diperoleh tuna netra yang jumlahnya lebih dari 3,5 juta orang di Indonesia.

Prihatin dengan kondisi tersebut, L’Occitane kembali menggalakkan kampanye untuk peduli kepada mereka. Kali ini L’Occitane menggelar Books for The Blind yang memiliki misi menghadirkan buku-buku yang dapat digunakan oleh tuna netra, baik berbentuk audio book atau buku dengan huruf Braille. Sarah Damanik, Senior Manager L’Occitane menyebutkan, tujuan kegiatan ini bukan sekedar berapa banyak buku dan donasi yang dihasilkan tetapi kegiatan ini merupakan gerakan agar lebih peduli pada tuna netra.

photo(1)

Dalam kegiatan ini, L’Occitane mengajak keterlibatan sejumlah pihak dan juga masyarakat luas. Untuk pembuatan audio book, L’Occitane menggandeng figur publik diantaranya Novita Angie, Ni Luh Sekar, Vidi Aldiano, dan Iwet Ramadhan untuk membacakan buku yang akan dibuat versi audio-nya. Bagi Novita Angie, ketika dirinya membacakan dongeng untuk proyek ini, ia merasa seperti mendongeng kepada anaknya sehingga ia sangat antusias, begitupun Vidi Aldiano. Sementara itu, Ni Luh Sekar berharap kegiatan ini mampu menjadi sarana untuk lebih mengenalkan budaya.

Penulis Dee dan Fira Basuki juga tak ketinggalan memberikan bukunya masing-masing tanpa dikenai royalti. Tak tanggung-tanggung, Fira Basuki memberikan 20 judul bukunya. Sementara itu, masyarakat luas dapat ambil bagian sebagai relawan untuk melakukan pengetikan ulang. Cukup menyediakan waktu satu jam, relawan dapat menyumbangkan sekitar empat halaman dan donasi sebesar €1,5 melalui Yayasan Mitra Netra.

Ariah dari Yayasan Mitra Netra mengatakan, kerjasama dengan L’Occitane ini bukanlah yang pertama kalinya. Yayasan Mitra Netra memang berkomitmen untuk terus mendistribusikan buku untuk tuna netra. Saat ini, pendistribusian baru menjangkau 44 kota dan 2500, masih banyak yang belum terjangkau. Ia berharap, dengan kegiatan Books for The Blind ini, distribusi buku bagi mereka akan semakin luas sehingga mereka bisa cerdas dan mandiri. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)