Pegadaian Bantu Ubah Sampah Jadi Tabungan Emas

PT Pegadaian (Persero) meresmikan Bank Sampah dan Taman Desa, dengan mengambil tema “The Gade Clean & Gold”, di Desa Setia Asih, Kabupaten Bekasi. Melalui Bank Sampah ini, Pegadaian ingin mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas.

Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, mengatakan, dengan adanya bank sampah di desa Setia Asih, Bekasi, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.

“Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal,” ujar Sunarso dalam peresmian Bank Sampah dan Taman Desa di Desa Setia Asih, Bekasi.

Menurut Sunarso, tujuan pendirian Bank Sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, mengurangi dampak sampah lingkungan, sekaligus meningkatkan sumber penghidupan. Diresmikannya Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan, sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat.

The Gade kini menjadi nama baru untuk Pegadaian dan sudah menjadi brand yang dikenal kalangan milenial. The Gade Coffee & Gold kini tersebar di banyak kota di Indonesia menjadi gerai Pegadaian sekaligus cafe yang instagramable. Oleh sebab itu, program Bank Sampah ini juga dinamakan The Gade Clean & Gold, harapannya desa binaan jadi bersih dan nyaman juga kekinian, sebagai kerja nyata Pegadaian dekat dengan masyarakat.

Desa Setia Asih terpilih sebagai salah satu Desa Binaan Pegadaian, melalui program CSR yang dijalankan Pegadaian. Sunarto berharap, masyarakat di desa tersebut akan lebih tertarik terhadap produk-produk Pegadaian, dan menjadi nasabah loyal Pegadaian. Kedepan program seperti yang dilakukan di Desa Setia Asih ini akan dilakukan di desa-desa lain di Indonesia.

Sunarso menjelaskan, untuk menarik minat masyarakat sekaligus sebagai bentuk perhatian Pegadaian terhadap desa Setia Asih, sudah diserahkan sejumlah bantuan dana sarana dan prasarana senilai total Rp599.789.000. Dana ini digunakan untuk membiayai pembangunan bank sampah dan taman desa. Adapun Pegadaian sejak tahun 2016 hingga saat ini telah memberikan bantuan sejumlah Rp146.375.000 untuk Pembangunan kandang bebek, bantuan mushola, pelatihan membatik, pelatihan membuat dodol, pelatihan aqua ponik, dan pelatihan pengeloaan sampah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)