Pemenang Kid Witness News Panasonic Gobel Maju ke Tingkat Global

Founder LSPR Prita Kemal Gani, Corporate Communication Manager PT Panasonic Gobel Indonesia Viya Arsawireja, dan Christine Hakim (paling kanan) bersama pemenang Kid Witness News 2016/2017, di Auditorium LSPR Jakarta, (7/2).

PT Panasonic Gobel Indonesia mengumumkan pemenang Program Kid Witness News 2016, sebuah program pendidikan video global yang didukung oleh Panasonic dengan tujuan meningkatkan kreativitas melalui produksi video oleh anak-anak di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Lebih dari 180 ribu anak di seluruh dunia telah berpartisipasi dalam program KWN sejak pertama kali dimulai di Amerika Serikat pada tahun 1989. Di Indonesia, KWN telah dilaksanakan sejak tahun 2004. Panasonic meminjamkan peralatan produksi video ke sekolah untuk menghasilkan karya berupa termasuk film, dokumenter, atau reportase. Panasonic memilih 10 finalis terbaik dengan penilaian berdasarkan originalitas naskah dan kreativitas.

Setelah memilih 10 finalis terbaik yang terbagi menjadi dua kategori dari tingkat SD maupun SMP dari 260 naskah yang terkumpul, Panasonic Gobel Indonesia bekerja sama dengan pihak perfilman untuk membekali dan memberikan pengarahan untuk pembuatan film tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para finalis dalam berkompetisi dengan peserta dari negara-negara lain pada program Kid Witness News tingkat global.

“Kami  bangga akan hasil karya sineas-sineas anak berbakat Indonesia. Tim yang akan mewakili Indonesia pada Kid Witness News tingkat global pada ketegori sekolah dasar adalah SD Al Azhar Bintaro 17 sementara untuk ketegori sekolah menengah pertama adalah SMP Regina Pacis Bogor. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan tidak hanya untuk pemenang namun juga untuk kita semua,” ujar Viya Arsawireja, Corporate Communication Manager PT Panasonic Gobel Indonesia di Auditorium London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, (7/2).

Rangkaian program KWN ini dimulai sejak Oktober 2016. Sebelumnya ke-10 finalis diberikan pelatihan yang meliputi penulisan naskah, sinopsis, proses perekaman gambar (shooting), editing, music scoring dan soundtracking. Tahap akhir seleksi dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari pakar perfilman dari LSPR yang diwakili oleh Annisa Hara, sutradara videographer Anggy Umbara, perwakilan dari Panasonic Gobel Indonesia, serta artis senior Christine Hakim.

Christine Hakim, artis senior Indonesia serta Dewan Juri untuk program Kid Witness News 2016 ini mengatakan, “Melihat hasil karya dari sineas-sineas muda berbakat Indonesia, membuat saya yakin mereka mampu untuk berkompetisi diajang internasional. Mereka menyadari dan mengangkat cerita sederhana dari kehidupan sehari-hari, namun memiliki pesan moral yang cukup mendalam. Hal ini menjadi aspek penting dalam pembuatan film yang termasuk sebagai kriteria penilaian.”

 

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)