Pencerah Nusantara, 3 Tahun Mengabdi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelosok Negeri

Pencerah Nusantara (PN) merekrut pemuda-pemudi terbaik bangsa dengan profesi kesehatan dan non-kesehatan yang mau mengabdikan dirinya pada lokasi-lokasi yang tidak biasa selama satu tahun. Mengapa tidak biasa? Karena lokasi penempatan tim PN ialah lokasi yang menjadi bagian dari daerah terluar Indonesia dan jauh darima-mana. Ketujuh lokasi tersebut adalah di Mentawai, Karawang, Tosari, Berau, Ogotua, Lindu dan Ende.

PN merupakan program dari CISDI (Center for Indonesia’s Strategic Development Initiative) dan transformasi dari KUKPRI (Kantor Urusan Khusus Presiden RI untuk MDGs) sebagai perwakilan masyarakat sipil kesehatan sebagai daya ungkit dalam pembangunan kesehatan. Program ini lahir sebagai wujud kepedulian untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia khususnya di daerah pelosok negeri.

PN

Selama masa pengabdian, tim PN diwajibkan melakukan identifikasi permasalahan kesehatan dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dan membangun kerja sama dengan berbagai stakeholder, intervensi program dilakukan secara bertahap kepada masyarakat.

Setelah tiga tahun melakukan pendampingan di tujuh lokasi berbeda di Indonesia, di tahun 2015 ini PN melakukan analisis hasil temuan di lapangan. Indikator yang digunakan untuk menilai kinerja PN adalah menggunakan adopsi dari Standar Pelayanan Minimum (SPM) Puskesmas Berprestasi yang dipercaya mampu menjadi tolak ukur gambaran ideal kualitas pelayanan kesehatan di tingkat pertama yang baik untuk sistem desentralisasi yang diterapkan di Indonesia. Indikator tersebut yaitu: manajemen puskesmas, upaya perbaikan gizi, kesehatan ibu dan anak/keluarga berencana, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan pengobatan dasar.

Beberapa temuan lapangan yang didapatkan PN di antaranya adalah jumlah persalinan oleh tenaga kesehatan mengalami peningkatan dari awalnya 48,3% menjadi 67,6%, persalinan di fasilitas kesehatan juga mengalami peningkatan dari 4% menjadi 41,7% dan Ibu yang memeriksakan kehamilan di puskesmas pun meningkat dari 68,4% menjadi 92%. Hal ini terjadi setelah tim PN melakukan intervensi program kesehatan di 7 lokasi yang ada.

“Secara umum, hasil laporan SPM menunjukkan terjadinya peningkatan pada semua indikator sesudah intervensi kesehatan oleh Pencerah Nusantara. Hal ini menggambartkan bahwa PN dapat menjadi salah satu daya ungkit intervensi yang efektif membawa perubahan bagi kesehatan masyarakat di masing-masing daerah. Misalnya, untuk indikator gizi masyarakat, SPM ketujuh wilayah berada diantara 0,1 hingga 0,25 yang tergolong buruk atau memiliki rapot merah. Namun, setelah tiga tahun intervensi, SPM berubah menjadi diantara 0,71 hingga 0,93 yang tergolong baik atau memiliki rapot hijau.” ujar dr. Liza Pratiwi, Research and Development Pencerah Nusantara.

Perjalanan tim PN di setiap angkatan dan lokasi tentunya tidak selalu lancar. Tidak jarang terjadi konflik baik dari dalam internal hingga dengan masyarakat tempat mereka mengabdi. Tapi itu semualah yang membuat tim Pencerah Nusantara semakin solid. Beberapa penolakan juga pernah dirasakan seperti masyarakat yang tidak mau berobat ke Puskesmas karena lebih memercayai dukun, atau masyarakat yang tidak mau berobat ke puskesmas karena merasa di Puskesmas banyak hantu. Dari situlah, tim PN mencoba mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang sesuai dengan keadaan masyarakat setempat.

Ke depan, PN akan melakukan monitoring jarak jauh untuk 7 lokasi awal. Selain itu PN juga akan terus melakukan analisa, evaluasi dan publikasi data yang diperoleh dari lapangan. Integrasi edukasi dan kolaborasi interprofesi dalam pendidikan dan praktek pun akan tertap dijalankan dengan terus melakukan pengembangan model Pencerah Nusantara. Terakhir, pada November 2015 ini Pencerah Nusantara akan membuka pendaftaran untuk tim angkatan ke-4. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)