Pertamina Foundation Berkomitmen Cetak Duta-duta Energi Peduli Lingkungan

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation bakal melahirkan 240 Sekolah Sobat Bumi Baru untuk menciptakan duta energi dan duta lingkungan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Program berkelanjutan semenjak tahun 2005 ini kembali dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan semblian pemerintah kabupaten/kota dan satu pemerintah provinsi.

2x

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pertamina Foundation dengan kepala-kepala pemerintahan terkait. Penandatanganan MoU dilaksanakan hari ini (27/2) dan disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto.

Sembilan pemerintah kabupaten/kota dan satu provinsi yang terpilih sebagai mitra pelaksana program Sekolah Sobat Bumi periode 2015-2017 meliputi Temanggung (Jawa Tengah), Sleman (DI Yogyakarta), Bandung (Jawa Barat), Siak (Riau), Banyuwangi (Jawa Timur), Metro (Lampung), Tabalong (Kalimantan Selatan) serta Jayapura (Papua), Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Provinsi DKI Jakarta.

Daerah-daerah tersebut terpilih melalui 4 tahap seleksi yang dilakukan dengan menilai indikator komitmen Bupati/Walikota, kesiapan sekolah, kesiapan pemerintah/kabupaten kota, leading sector dan stakeholders, serta kesesuaian dengan potensi dan masalah yang dihadapi Kabupaten/Kota.

Adapun Sekolah Sobat Bumi ini adalah program kerja sama antara Pertamina Foundation dan pemerintah kabupaten/kota atau provinsi dengan pilihan pilihan program: Education for Sustainable Development/Sustainable Development Goals (ESD/SDGs), Energi Baru
Terbarukan (Biogas, Bahan Bakar nabati/bakarti, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
Hidro/PLTMH), konsumsi-produksi berkelanjutan (kantin Sehat, Kebun Sekolah Mini,
Pengelolaan Sampah). Usulan program berbasis potensi dan kebutuhan masing-masing
Kabupaten/Kota.

"Tujuan utama dari program Sekolah Sobat Bumi adalah mencetak duta energi dan duta
lingkungan; meningkatkan kapasitas kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, serta
bertambahnya sekolah penerima adiwiyata dari jenjang SD, SLTP, dan SLTA baik dari tingkat Kabupaten/Kota, provinsi, nasional maupun penerima adiwiyata mandiri. MoU yang ditandatangani bersama kepala pemerintahan daerah hari ini merupakan bentuk pengukuhan secara formal dengan rincian kerjasama pelaksanaan program Sekolah Sobat Bumi sehingga agar memudahkan kontrol, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program," ujar Ali Mundakir, VP Corporate Communication Pertamina.

Saat ini kelangsungan Sekolah Sobat Bumi ini didukung oleh sejumlah penyempurnaan baik dalam skema seleksi, implementasi, maupun pelaksana selaku leading sektor di masing-masing kabupaten/kota.

Sebelumnya, pada pelaksanaan Program Sekolah Sobat Bumi periode 2012-2014, Pertamina Foundation telah memfasilitasi 17 Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah-sekolah ini terdiri atas 7 SD, 5 SMP, 3 SMA, dan 2 SMK. Sekolah-sekolah tersebut masing-masing membina 10 sekolah lain untuk membagi pengalaman, pengetahuan dan mempraktikkan pendidikan ramah lingkungan sehingga program Sekolah Sobat Bumi telah menaungi sebanyak 187 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun, pengembangan program Sekolah Sobat Bumi 2015-2017 akan mencakup 15 Sekolah Sobat Bumi Pembina dan 225 Sekolah Sobat Bumi Binaan. Masing-masing sekolah Pembina melakukan pembinaan di 15 Sekolah Binaan sehingga secara keseluruhan pada periode 2015- 2017 terdapat 240 Sekolah Sobat Bumi tersebar di 10 provinsi di Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)