Pertamina Lubricants Beri Pelatihan Bengkel dan Wirausaha di Semarang

PT Pertamina Lubricants melalui Sales Region IV kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), Enduro Student Program (ESP), yakni memberikan program pelatihan dan entrepreneurship perbengkelan roda kepada 21 siswa SMA dan SMK di Semarang dan sekitarnya.

ESP merupakan program Creating Shared Value (CSV) yang telah diluncurkan sejak tahun 2016 silam. Program ini merupakan rangkaian pendidikan, pelatihan dan kewirausahaan khususnya di dunia perbengkelan roda. Targetnya adalah menyasar siswa-siswi SMA dan SMK otomotif dan teknik di wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Demak dan  Blora.

Program ini terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, pelatihan teknis sepeda motor dan non-teknis yang dilakukan selama 34 hari. Pelatihan ini untuk memperdalam pengetahuan peserta ESP mengenai kendaraan bermotor. Kedua, materi non-teknis yakni materi yang bertujuan untuk membangun karakter dan kreativitas entrepreneurship peserta. “Materi non-teknis yang akan diberikan adalah creative thinking yang mengajarkan peserta untuk dapat melihat potensi-potensi tersembunyi dari berwirausaha, kemudian wawasan kebangsaan, pengelolaan limbah dan lingkungan, kewiraushaaan dan product knowledge,” ujar Putu Denik Suastika, Sales Region IV Manager Pertamina Lubricants.

Dia menambahkan nantinya peserta ESP tidak boleh berhenti belajar setelah pelatihan selesai, karena dunia teknologi motor akan selalu berubah dan berinovasi. “Peserta juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman khususnya dunia sepeda motor. Misalnya dalam pelatihan ini peserta diberikan ilmu mengenai motor injeksi, karena sebagian besar masyarakat mulai beralih ke injeksi. Pada dasarnya usaha bengkel cukup prospektif karena jumlah kendaraan bermotor yang beredar semakin bertambah dan bukanya menurun, sehingga untuk servis dan keperluan lainya pasti dilakukan oleh bengkel,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan melakukan magang di bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants dengan metode mentorship dan bekerja langsung dengan mekanik yang berpengalaman. “Kami berharap dapat mendukung perkembangan bengkel-bengkel kecil yang memiliki potensi untuk berkembang,” ujarnya menambahkan. Para peserta juga nantinya akan dibekali dengan pelatihan wirausaha, pelatihan lingkungan, dan perencanaan bisnis oleh para ahli di bidangnya.

Ini merupakan ESP yang dijalankan di wilayah ke 6 dimana sebelumnya sudah dilaksanakan pertama kali di Cilacap oleh Production Unit Cilacap (PUC) pada tahun 2016, di Gresik dan Lamongan oleh Production Unit Gresik (PUG) pada 2017 dan di Blora, Tuban dan Bojonegoro tahun 2017. Terbaru di Nusa Tenggara Timur dan Makassar  tahun 2018. Saat ini, ESP telah mencetak lebih dari 29 bengkel mandiri.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)