Peserta Mudik Bareng Sidomuncul 2018 Turun

Pada Sabtu 9 Juni 2018, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali melepas pemudik yang ikut program mudik gratis para pedagang jamu se-Jabodetabek.

Program mudik yang sudah ke-29 kali ini memberangkatkan 13 ribu pemudik menggunakan 220 bus. Angka ini menurun cukup signifikan mengingat pada 2017 program ini diikuti oleh 15 ribu pedagang jamu dengan 260 bus.

Menurut Irwan Hidayat, Pemilik Sido Muncul, penurunan angka peserta mudik gratis bersama Sido Muncul menunjukkan masyakarat semakin makmur. “Sekarang DP (down payment) membeli mobil makin terjangkau, makin banyak yang bisa beli mobil atau kendaraan sendiri, lalu pilihan transportasi juga semakin banyak, jadi tidak heran jika peserta mudik gratis ini menurun,” katanya.

Bagi pihaknya ini menggembirakan, bukan soal tidak banyak yang ikut program ini, bahwa masyarakat makin mampu mudik dengan kendaraan sendiri. Sebanyak 114 bus siap diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta Timur pada Sabtu 9 Juni 2018. Sedangkan 106 bus lainnya akan diberangkatkan dari Sukabumi, Bandung, Tangerang, Cilegon, Serang, Cikampek, Bogor dan Cibinong.

Pelepasan pemudik dari Jakarta dihadiri Kapolda Metro Jaya, dilepas oleh Sekjen Menteri Perhubungan RI Joko Sasono, Sekjen Menkes RI dr. Untung Suseno Sutarjo, Irjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ilyas Asaad, Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Jenteral TNI AM Hendropriyono, Keluarga Hatta, serta jajaran direksi Sido Muncul.

Bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya, mudik gratis kali ini seluruh bisnis menggunakan bus AC sehingga memberikan kenyamanan bagi penumpang saat perjalanan pulang. Serta para pemudik akan diberangkatkan ke delapan kota tujuan yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, Yogja dan Gunung Kidul. “Pesertanya bukan para pedagang jamu Sido Muncul, tapi juga bisa masyarakat umum lain seperti pembantu, sopir dan pekerja lain,” tuturnya. Agar perjalanan mudik aman, para pengemudi harus melakukan tes urine untuk memastikan kondisi fisik prima dalam berkendara.

Irwan mengaku selalu merasa terharu setiap kali melepas peserta mudik, apalagi mengingat awal program ini dilaksanakan pada 1991. “Selalu terbayang saat itu, program ini kemudian diikuti perusahaan-perusahaan lain. Waktu pertama ada 17 bus dan 1200 pedagang jamu yang ikut mudik bareng. Total sejak awal hingga sekarang ada 347.400 pemudik yang kami berhasil bantu pulang kampung menjelang lebaran,” tutur Irwan, sambil menyebut ide mudik gratis ini dari Jonatha Sofjan Hidajat yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Sido Muncul.

Kegiatan mudik gratis makin terkonsep dan optimal baru pada 1994 dengan memberikan hiburan bagi pemudi, menjadikannya ajang promosi produk Sido Muncul juga di bus, mengundang pejabat negara dan mempublikasikan kegiatan ini. Pada acara program mudik bareng 2018 ini Sido Muncul sekaligus meluncurkan produk Kuku Bima Energi Plus Vitamin C. Produk ini merupakan varian baru dari kuku Bima Energi yang memadukan minuman berenergi dengan vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.

www.swa.co.id

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)