PJI Berkomitmen Lahirkan Sociopreneur Baru

Prestasi Junior Indonesia (PJI) merupakan bentuk afiliasi dari Junior Achievement (JA) Worldwide (1919) yang berpusat di Boston, Amerika Serikat. Program beasiswa yang mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1995 ini memiliki tiga fokus pendidikan yaitu pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship education), pendidikan melek keuangan (financial literacy education), dan pendidikan kesiapan kerja (work readiness education).

Selain menggandeng Dinas Pendidikan Daerah setempat, untuk mencapai misi tersebut, PJI didukung oleh perusahaan nasional maupun multinasional yang menjadi sponsor dalam pengimplementasian program-program edukasi inovatifnya mulai dari tingkat SD hingga universitas serta komunitas lokal.

Materi pembelajaran PJI disampaikan melalui metode pengajaran partisipatif berdasarkan keterlibatan peserta secara aktif. PJI juga melibatkan sukarelawan dari perusahaan dan akademisi untuk menyampaikan materi kepada peserta program.

983922_517619254960175_675568944_n

Salah satu program yang sudah berjalan di antaranya Social Innovation Relay. Dari situ, sebanyak tiga orang siswa dari SMAN Sumatera Selatan akan berkompetisi melawan 18 negara di dunia untuk beradu ide bisnis yang berdampak nyata pada sosial.

Dilatarbelakangi oleh keprihatinan akan banyaknya sekolah di sekitar Sungai Musi yang belum memiliki perpustakaan, ketiganya berkomitmen untuk memberikan akses buku bagi siswa-siswi di sekolah tersebut. “Cara paling praktisnya adalah dengan kapal. Kami mengandalkan biaya keanggotaan dan donasi dari perusahaan di sekitar area. Kami juga membuka kesempatan volunteering bagi masyarakat lokal maupun turis asing yang ingin membantu proses belajar mereka“, tutur Kadek Ari Dewi Wahyuni, salah satu siswi SMAN 1 Sumatera Selatan.

Kadek merupakan satu di antara 2000-an siswa dari seluruh penjuru Tanah Air yang telah mengikuti kompetisi online ini. Dirinya sukses melalui beberapa tahapan, di antaranya mensubmit ide dalam bentuk 300 kata ke dalam website sir.ja-ye.org, masuk 20 besar, kemudian diminta untuk mengembangkan idenya menjadi sebuah business plan.

Selama proses ini, seluruh peserta mendapatkan mentoring dari PJI dan HP Indonesia. Pemenang Nasional nantinya akan mendapatkan hadiah Ultrabook dari HP dan jika berhasil menjadi pemenang global, mereka akan diterbangkan ke Eropa untuk menghadiri Annual Conference Junior Achievement Europe dan berkesempatan untuk merealisasikan idenya.

”Ini adalah tahun ketiga kompetisi diadakan, dan Indonesia telah mengikuti kompetisi ini sejak tahun kemarin. Ide mereka bagus dan sudah menyusun rencana yang detail. Kami berharap supaya Indonesia memiliki lebih banyak sociopreneur di masa depan. Kita harus mulai melatih siswa untuk berpikir seperti entrepreneur sejak dini”, ujar Robert Gardiner, Director Prestasi Junior Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)