Pollux Habibie Akan Gelar Operasi Katarak 10.000 Mata di 3 Kota

lham Akbar Habibie, Presiden Komisaris Pollux Habibie International (kanan)

Setelah sukses mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) “Operasi Katarak 10.000 Mata” di Jakarta, Bogor, Batam dan Palangkaraya, kini Pollux Habibie International kembali menyelenggarakan di RS Awal Bros Batam. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Pollux Properties dengan keluarga B.J Habibie di bawah naungan yayasan Pollux Habibie Vision.

Operasi katarak di RS Awal Bros Batam itu berhasil menyabet rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah pasien operasi katarak terbanyak, yaitu 383 orang dalam sehari. “Operasi katarak ini merupakan program insiatif Pollux Habibie International sebagai wujud komitmen perusahaan untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih sehat.” kata Ilham Akbar Habibie, Presiden Komisaris Pollux Habibie International.

Melalui program ini, pihaknya berharap dapat lebih jauh meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berada di sekitar tempat Pollux membangun bisnsi propertinya. Komposisi kepemilikan saham Pollux International dan keluarga B.J Habibies di Pollux adalah 51%:49%. Sedangkan kepemilikan aset keluarga B.J Habibie di RS Awal Bros Batam berupa tanah seluas 9 hektare.

Kegiatan CSR kesehatan Pollux Habibie ini bekerja sama dengan Persatuan Dokter Specialis Mata (Perdami). Sedangkan Rumah Sakit Awal Bros Batam sebagai salah satu panitia dan sekaligus menjadi tempat pelaksanaan operasi dan kegiatan acara.

Kegiatan CSR yang dimulai pada pukul 08.00 Wib mendapat apresiasi penghargaan dari MURI karena telah berhasil menggelar operasi katarak menggunakan teknik fakoemulsifikasi dengan jumlah pasien terbanyak dalam satu hari yaitu sebanyak 350 mata.

"Untuk melakukan 383 operasi mata dalam satu hari di Batam, berarti mereka masih memerlukan alat operasi tambahan, tidak mungkin alat mereka sendiri. Untuk itu, perlu kerja sama dengan beberapa pihak di Jakarta,” kata Menteri Kesehatan RI, Prof Nila Farid Moeloek.

Operasi katarak dipilih sebagai program CSR dikarenakan angka penderitanya yang tinggi di Indonesia yang menempati peringkat kedua di dunia setelah Ethiopia dan menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara. Selain itu, katarak adalah penyebab kebutaan tertinggi di Indonesia.

Setiap tahun, penderita katarak terdapat 1.000 penderita atau bertambah 0,1 persen. Program CSR ini merupakan bentuk kepedulian Pollux Habibie International dalam penanggulangan penderita katarak dan berharap dapat mengurangi jumlah katarak di Indonesia.

Ke depan Pollux Habibie International akan terus melanjutkan program CSR ini di kota-kota besar lainnya seperti Makasar, Medan dan Pontianak.

Di Indonesia, Pollux Properties telah membangun banyak proyek. Sebut saja Meisterstadt Batam, Amarsvati di Lombok, World Capital Tower di Mega Kuningan Jakarta, Chadstone di Cikarang, Paragon Mall Semarang, Crowne Plaza Hotel, dan Central City Mall Semarang, WR Simpang Lima Semarang, The Pinnacle Apartment & Condotel, Marquis de Lafayette, dan Gangnam District di Bekasi

Di Singapura, Pollux Properties sudah mengembangkan Louis Kienne Serviced Residences Havelock, Metroloft, Garden Park Residence, Mayfair Residence, Park Residence Kovan, Pavilion Square, dan Berkeley Residence.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)