Program Pasar Sejahtera Antarkan Danamon ke Quito

Pemerintah Jokowi-JK mencanangkan untuk merevitalisasi 5.000 pasar rakyat hingga akhir 2019. Hingga tahun 2015 pemerintah telah merevitalisasi 1.002 pasar dengan anggaran sekitar Rp1,4 triliun. Beberapa kendala yang dihadapi pemerintah dalam merevitalisasi pasar rakyat ini adalah kesiapan pemerintah daerah belum memumpuni, pasar rakyat belum menjadi prioritas, dan belum munculnya kesadaran mengenai pentingnya keberadaaan pasar rakyat.

img_0207

Berdasarkan suvei AC Nielsen tahun 2013, jumlah pasar rakyat di Indonesia terus mengalami penurunan pasar rakyat minus 8,1%, sementara pasar modern tumbuh 31,4%. Kesenjangan ini diperkirakan akan meningkat seiring dengan makin banyaknya pasar modern.

Pasar Sejahtera (sehat, hijau, bersih, terawat), program unggulan revitalisasi pasar rakyat dari Yayasan Danamon Peduli, menjadi wakil Indonesia dalam Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diadakan 20 tahun sekali mengenai Perumahan dan Pembangunan Kota Berkelanjitan atau Habitat III di Quito, Ekuador. Program yang dijalankan oleh Yayasan Danamon Peduli ini dinilai relevan dalam mewujudkan tujuan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, sejalan dengan agenda perkotaan baru dan sustainable development goals.

Sejak tahun 2010, yayasan yang dibentuk oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multifinance ini menjalakan program pasar sejahtera bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan fokus pelaksanaan program pada revitasi fisik dan no fisik pasar seperti peningkatan kapasitas kelembagaan, edukasi peningkatan kesadaran perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, literasi keuangan dan kegiatan promosi pasar rakyat.

“Mewujudkan pasar rakyat yang bersih dan nyaman selaras dengan perkembangan tata kota dan kebutuhan masyarakat di era modern speerti merupakan kepedulian utama kami. Skem public-private partnership ini diharapkan bisa menjamin kesinambungan program. Kami berharap pasar rakyat bisa menjadi tonggak perekonomian daerah dan menjadi pusat kegiatan masyarakat layaknya pasar-pasar yang ada di luar Indonesia,” ujar Restu Pratiwi, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Saat ini, sudah ada 8 pasar rakyat yang telah didampingi oleh Yayasan Danamon Peduli, yaitu Pasar Ibuh-Payukumbuh, Pasar Tejoagung, Pasar Bunder-Sragen, Pasar Grogolan, Pasar Karawangwaru, Pasar Baru-Kota, Pasar Lambocca Bantaeng, dan Pasar Pandansari Balikpapan. Selain menyediakan fasilitas seperti pos kesehatan, radio komunitas, bank sampah, program Pasar Sejahtera ini turut mengadakan kegiatan-kegiatan di pasar rakyat seperti lomba mencat tong sampah, mural dinding pasar, lomba me-wiron, lomba mengulek cabai, dan lain-lain.

Setiap tahun, Yayasan Danamon Peduli menganggarkan Rp17 miliar untuk kegiatan tanggung jawab social, dari jumlah tersebut, 70% nya dialokasikan untuk program Pasar Sejahtera. Tahun lalu, tercatat 4.291 relawan dari komunitas pasar, 5.097 relawan karyawan Danamon, Adira Finance dan Adira Insurance, serta lebih dari 210.000 penerima manfaat melalui program Pasar Sejahtera di seluruh Indonesia.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)