Rayakan HCTPS, Lifebuoy Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan

Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan cara hidup bersih, Lifebuoy sebagai co-founder PT Unilever Indonesia, mengajak masyarakat Indonesia untuk menggalakan program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), sekaligus dalam rangka merayakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) 2011 yang jatuh pada tanggal 15 Oktober.

Hal tersebut disampaikan dalam Lifebuoy Jurnalist Class tentang hasil penelitian terhadap praktek dan efektifitas CTPS serta kaitannya pada kesehatan baik global maupun di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jumat (14/10) di Jakarta.

Tampil sebagai narasumber adalah Katie Greenland, Peneliti dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, yang didatangkan dari Inggris, Yunita Wahyuningrum, Peneliti Komunikasi Kesehatan dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health, Center for Communication Program (CCP)-Jakarta, dan Amalia Sarah Santi, Senior Brand Manager Lifebuoy,- PT Unilever Indonesia, Tbk. Journalist Class dipandu oleh moderator Wimar Witoelar dan Sophie Navita. Hadir juga di acara tersebut Brand Building Director, PT Unilever Indonesia Tbk., Eka Sugiarto.

Dalam pidato sambutannya Eka Sugiarto mengatakan bahwa dalam perayaan HCTPS ini, PT Unilever Indonesia, Tbk melalui brand sabun kesehatan Lifebuoy sebagai co-founder HCTPS ingin menginformasikan hasil penelitian dari riset untuk memperoleh informasi kaitan antara keselamatan bayi baru lahir dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada ibu-ibu dan bidan. “Riset yang diadakan sebagai bentuk kerjasama Unilever dengan USAID melalui program MCHIP (Maternal and Child Health Integrated Program) ini memfokuskan pada motivasi dan permasalahan dalam perilaku CTPS yang bertujuan untuk menyusun program intervensi perubahan perilaku CTPS pada ibu-ibu dan bidan, agar intervensi yang dibuat dapat efektif membantu pencegahan kematian bayi baru lahir,” sebut Eka.

Di kesempatan lainnya, Amalia Sarah Santi menyebutkan, bahwa program seperti ini, selain sebagai program tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat, juga sebagai salah satu strategi pemasaran produk nya. “Selain menawarkan sebuah produk, kami juga menawarkan sebuah program yang bisa membantu masyarakat menghadapi permasalahan-permasalahan kesehatan yang muncul di tengah-tengah mereka. Hal seperti ini memang sudah menjadi strategi pemasaran kami, dengan target pemasaran Ibu-ibu, dengan asumsi kalau ibu-nya sudah mau cuci tangan, biasanya anggota keluarga lainnya akan mengikuti,” tambah perempuan yang biasa disapa Sarah ini.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)