RetroRun Warnai Peringatan Hari Peduli Kanker Limfoma

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), tercatat 14 juta kasus kanker di dunia pada tahun 2012 dan 8,2 juta kasus di antaranya meninggal akibat kanker. Sedangkan menurut Data Riset Kesehatan Dasar 2013 Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI, menunjukkan prevalensi penderita kanker di Indonesia sebanyak 0,14% pada tahun 2013.

Meningkatnya prevelensi penderita kanker dari tahun ke tahun di Indonesia disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi kanker sejak dini dan kurangnya kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga, menjaga asupan makanan dan menjaga pola pikir untuk terhindar dari stress.

kanker

Kondisi di atas menggerakkan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama dengan PT Mundipharma Helathcare Indonesia untuk melakukan upaya penanggulangan kanker Indonesia. Keduanya berkomitmen dan berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran kanker di Indonesia melalui fun charity run bertajuk RetroRun, yaitu kegiatan ajang lari mundur. Acara yang akan diadakan pada 18 September mendatang juga sebagai kegiatan untuk memperingati Hari Peduli Kanker Limfoma (kelenjar getah bening) di seluruh dunia yang diperingati setiap tanggal 15 September.

Yogyakarta merupakan daerah dengan persentase prevalensi tertinggi yaitu 0,25% atau diperkirakan 890 orang. Sedangkan Provinsi Jawa Barat memiliki estimasi jumlah penderita terbanyak yaitu 2728 orang. "Dari tahun ke tahun angka penderita kanker di Indonesia terus meningkat bahkan hingga mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sehingga diperlukan penanganan dan sosialisasi secara berkesinambungan agar masyarakat lebih peduli akan bahaya kanker dan turut berupaya untuk menekan laju pertumbuhannya,” kata Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp. PD-KHOM Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia & Ketua YKI.

"Mundipharma memiliki misi untuk meringankan penderitaan pasien dengan kanker dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga ingin menjadi partner pemerintah dan lembaga lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia. Oleh sebab itu, melalui RetroRun kami ingin bersama dengan YKI menggugah kepedulian masyarakat terhadap penderita kanker di Indonesia dan mengajak mereka berkontribusi melalui cara yang menyenangkan dimana seluruh hasil penjualan tiket dalam lari mundur ini akan didonasikan kepada YKI," kata Mada Shinta Dewi, Country Manager PT Mundipharma Healthcare Indonesia.

Untuk kegiatan lari mundur ini akan ditargetkan dapat menarik 1000 orang peserta. Upaya yang dilakukan adalah dengan menggalakan promosi melalui media sosial. “Dari YKI juga sudah mempunyai massa dan network yang cukup. Kami juga dibantu dengan Hardrock FM untuk meningkatkan awarness untuk acara ini,” lanjut Mada. Hingga saat ini sudah terdaftar sekitar 700-an peserta yang terdaftar. Nantinya uang yang terkumpul dari hasil registrasi peserta seluruhnya akan disumbangkan kepada YKI untuk mendukung para pengidap kanker di Indonesia.

Bentuk kerja sama pun tidak hanya dilakukan dengan YKI saja. Mundipharma juga bekerja sama denga Perhimpunan Onkologi Indonesia) guna melakukan desiminasi informasi mengenai early detection cancer. Selain RetroRun, Mundipharma juga mengadakan event du Jakarta Fashion Week pada bulan Oktober bertepatan dengan Hari Kanker Payudara.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)