Rumah Zakat Targetkan Himpun Dana Rp 342,8 Miliar

Tahun 2012 Rumah Zakat menargetkan dapat menghimpun dana Zakat Infak Shadaqah (ZIS) serta dana kemanusiaan sebesar Rp 342,8 miliar atau melonjak 134% dari pencapaian tahun lalu yang hanya Rp 146 juta. Lembaga ini juga optimis mampu menyalurkan bantuan ke 1,3 juta mustahik di Indonesia melalui 4 rumpun program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan.

Pada 2011 Rumah Zakat memberikan bantuan ke 835.163 penerima layanan manfaat yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Dari total penerimaan zakat 2011, porsi perusahaan yang memberikan sebagai bagian dari kegiatan tanggung jawab sosialnya (CSR) mencapai 9%. Sedangkan tahun ini, akan ditingkatkan menjadi 20%.

Nur Efendi, Chief Executive Officer Rumah Zakat mengungkapkan, tingginya target perusahaan seiring dengan jumlah dan potensi dana filantropis yang menurut Majalah SWA mencapai Rp 2,3- 4,6 trilun per tahun. Tahun lalu, pihaknya berhasil menggandeng lebih dari 99.246 donatur dan mitra. “Untuk tahun ini kami akan berupaya untuk menghimpun dana lebih banyak sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu yang dapat kami bantu,”katanya.

Di bidang pendidikan, Rumah Zakat memiliki program Sekolah Juara yang memberikan pendidikan gratis dan berkualitas. Saat ini Rumah Zakat telah mendirikan 12 Sekolah Juara yang tersebar di 11 kota. Selain itu, Rumah Zakat memiliki program beasiswa untuk siswa SD hingga mahasiswa yang hingga tahun 2011 telah membantu 629.626 anak.

Di bidang kesehatan, Rumah Zakat bersama mitra telah mendirikan 7 Rumah Bersalin Sehat Keluarga dan 1 Klinik Sehat. Rumah Zakat bekerjasama dengan 38 mitra Layanan Bersalin dan kini memiliki 58 armada kesehatan dan mobil jenazah gratis.

Sementara itu di bidang ekonomi, Rumah Zakat telah memiliki 33 Balai Bina Mandiri yang didirikan di wilayah binaan dan didampingi seorang Member Relatioship Officer (MRO) yang memiliki tugas sebagai pendamping, pemberdaya, surveyor pemberdayaan, penggerak lingkungan, dan advokat masyarakat. Di wilayah ICD program pemberdayaan ekonomi seperti Kelompok Usaha Kecil Mandiri, Sarana Usaha Mandiri, Pelatihan Skill Produktif, hingga Budidaya Agro.

Saat ini Rumah Zakat telah memiliki kantor cabang yang tersebar di 18 propinsi dan 29 kota besar. Insya Allah dengan itu, kami bisa membantu masyarakat yang membutuhklan bantuan,” jelasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)