Schneider Electric Luncurkan Kompetisi Go Green in the City 2014

Schneider Electric, perusahaan global spesialis manajemen energi meluncurkan edisi ke dua Go Green in the City (GGITC) di Indonesia. GGITC adalah sebuah kompetisi global yang mengajak seluruh mahasiswa jurusan bisnis dan teknik di seluruh dunia untuk menciptakan solusi energi yang inovatif yang dapat diterapkan di perkotaan. Tahun lalu, Schneider Electric Indonesia telah meraih sukses dan menjaring minat begitu banyak mahasiswa dan universitas dari seluruh wilayah Indonesia dengan menerima lebih dari 80 proposal.

Riyanto Mashan, Country President Shcneider Electric Indonesia mengemukakan, “GGITC adalah kompetisi yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa. Pada pelaksanaan GGITC 2013 lalu, tim Indonesia yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah terpilih sebagai pemenang ke tiga di East Asia Go Green in the City 2013; yaitu tahap final tingkat regional kompetisi GGITC. "

Mereka telah berkompetisi dengan sejumlah negara Asia Timur lainnya seperti Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam, dan berhasil memukau dewan juri dengan program mereka yang berjudul ‘Floating Clinic’ atau ‘Puskesmas Apung’. Program ini adalah sebuah ide orisinil yang mengetengahkan solusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil, dengan manajemen energi yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan tenaga surya.

Setelah menang di tingkat regional, bulan Juli 2013 lalu mereka diberangkatkan ke Paris untuk bertanding dalam tahap final di tingkat global. Di sana mereka berkesempatan untuk bertemu dan berdiskusi dengan para pelajar dari berbagai belahan dunia – sebuah pengalaman yang memberikan inspirasi bahwa peluang menciptakan solusi energi hijau, khususnya untuk diterapkan di perkotaan, ternyata sangat luas.

“Berangkat dari pencapaian ini, kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan GGITC di Indonesia selanjutnya akan mencapai kesuksesan yang lebih tinggi lagi," jelas Riyanto.

Untuk itu, dalam GGITC 2014 Schneider bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman mengenai solusi manajemen energi secara lebih luas. Kementerian ESDM memberikan dukungan mereka karena kompetisi GGITC memiliki visi dan misi yang sejalan dalam hal menciptakan inovasi dan gerakan menuju manajemen energi yang cerdas dan berkelanjutan – yang dalam hal ini turut merangkul minat dan kontribusi dari generasi muda.

Untuk mendorong pengetahuan dan minat terhadap pelaksanaan GGITC 2014, Schneider Electric Indonesia akan melakukan rangkaian road show ke beberapa universitas terkemuka. Selama road show, para mahasiswa bisa mendapatkan informasi yang lebih mendetail tentang program ini melalui cara yang menarik dan interaktif. Mereka juga bisa menyimak kisah sukses dari tim ITS, sebagai salah satu pemenang di East Asia GGITC 2013.

“Kami percaya bahwa tahun depan tim Indonesia akan mampu memberikan ide dan kontribusi yang lebih cemerlang dalam menciptakan solusi energi hijau. Dengan demikian, kompetisi ini sangat berpotensi untuk membuka kesempatan luas bagi para generasi muda Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam menangani masalah kelangkaan energi yang tengah terjadi, terutama di perkotaan,” tutup Riyanto. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)