Sepak Bola Anak Jalanan Siap Berlaga di Brazil

Anak-anak jalanan terus meningkat jumlahnya di kota-kota besar. Hal ini akan menyebabkan keresahan sosial jika para anak jalanan itu tidak dibina. Tergerak untuk membimbing anak-anak jalanan melalui hobi sepak bola, Yayasan Transmuda Energy Nusantara (TEN) yang dimiliki Pertamina menyeleksi mereka untuk ikut serta dalam prgram Street Child World Cup (SCWC) 2014.

BolaSCWC

Sebanyak 222 anak jalanan terdaftar mengikuti seleksi tim nasional sepakbola Garuda Baru untuk mewakili Indonesia di Brasil dalam ajang SCWC 2014 itu. Jumlah tersebut didapatkan dari proses seleksi 11-25 Januari 2014 yang telah dilaksanakan di 6 kota, yakni Medan, Makassar, Surabaya, Palembang, Bandung, Yogyakarta serta Jakarta pada 1 Febrauri 2014.

Melalui program SCWC yang akan digelar pada 27 Maret 2014 di Rio de Janeiro, Brazil, maka anak-anak jalanan memiliki peluang go international. Mereka bakal bertanding dengan anak-anak jalanan dari sekitar 20 negara. Melalui Yayasan TEN, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi di ajang internasional dengan tim nasional ‘Garuda Baru”.

TEN merupakan yayasan yang fokus meningkatkan kualitas hidup anak jalanan, bekerja sama dengan berbagai lembaga mitra yang memiliki semangat suka rela untuk menyuarakan hak dan perlindungan anak-anak yang hidup dan bekerja di jalan.

Ketua Yayasan TEN, Mahir Bayasut, menjelaskan, “Program yang dilaksanakan sebelum Piala Dunia 2014 ini merupakan gerakan internasional untuk mempersatukan anak-anak jalanan di seluruh dunia melalui permainan sepak bola.”

Bagi Mahir, kegiatan ini bukan hanya bertujuan bermain sepakbola saja, karena setelah mengikuti ajang SCWC ini, diharapkan mereka dapat menularkan semangat positifnya dalam menggali bakat dan potensi kepada anak jalanan yang lainnya. “Walaupun program ini tergolong independen, tidak berafiliasi dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), TEN sedang merencanakan ‘After Change Program’ yang kami sebut dengan ‘Transenergy (penyaluran bakat dan potensi) bekerja sama dengan sekolah sepakbola nasional maupun klub profesional yang ingin merekrut anggota tim Garuda Baru ini setelah ajang SCWC,” Mahir menambahkan.

Pada seleksi lokal Jakarta, Yayasan TEN bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Anak sebagai mitra program, Brazilian Soccer School, Pertamina Soccer School, serta Jakarta Football Academy sebagai juri dalam seleksi lokal dan nasional.

“Kami sangat antusias dengan adanya program SCWC ini, misi kami dalam menangani anak jalanan adalah melibatkan sebanyak mungkin pribadi atau pihak untuk peduli kepada anak jalanan dengan menjadi seorang sahabat yang menaruh kasih setiap waktu,” ungkap Alles Saragih, Ketua Yayasan Sahabat Anak.

Bagaimana kriteria anaka-anak jalanan agar lolos seleksi tim Garuda Baru 2014? Usia mereka 13-16 tahun, putus sekolah atau mengikuti sekolah informal, minimal 6 bulan bekerja di jalanan dan mendapat rekomendasi dari yayasan setempat yang menyatakan bahwa mereka memang hidup dan atau bekerja di jalanan.

Untuk lolos ke Brazil, peserta harus mengikuti dua tes.Pertama, technical soccer ability. Tes ini akan dimulai dengan teknik bermain sepakbola, seperti tes kecepatan kaki. Kedua, game play.

Dari seleksi di 7 kota akan dipilih 30 calon pemain yang mengikuti seleksi tim nasional di Jakarta. Proses seleksi dijalankan selama 30 hari untuk mencari 10 orang atau satu tim Garuda Baru yang bakal berangkat ke ajang bergengsi SCWC 2014 Brazil. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)