SiCepat dan Happy Hearts Indonesia Bangun PAUD di Nusa Tenggara

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Timur Indonesia sangat penting agar tidak tertinggal dengan wilayah-wilayah Nusantara lainnya. Untuk itu, SiCepat Ekspres dan Yayasan Happy Hearts Indonesia bekerja sama mengembangkan pendidikan di wilayah tersebut dengan membangun PAUD Restu Amanda di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan PAUD Alam Manusak di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Chief Executive Officer SiCepat Ekspres The Kim Hai, mengatakan, melalui program ini SiCepat membantu pembangunan Gedung PAUD Restu Amanda dan PAUD Alam Manusak meliputi 2 ruang kelas, 1 toilet, 1 wash station, serta pengadaan infrastruktur pembelajaran, mainan dan taman bermain. Pembangunan PAUD ini diperkirakan rampung pada September 2022 mendatang.

"Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  merupakan salah satu momen belajar yang penting bagi anak agar mendapat stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak usia pra-sekolah. SiCepat Ekspres selalu berusaha untuk bekerja sama dengan beberapa pihak dalam menjaga komitmen untuk membantu meringankan permasalahan pendidikan, salah satunya untuk membangun fasilitas sekolah agar anak-anak dapat lebih semangat belajar," papar Kim Hai.

Sementara Chief Executive Officer Happy Hearts Indonesia Sylvia Beiwinkler, menjelaskan, Yayasan yang dipimpinnya itu fokus untuk membangun sekolah yang terdampak bencana alam maupun berada di daerah terpencil.

“Pada kesempatan kali ini, kami mengapresiasi  SiCepat Ekspres atas pembangunan fasilitas sekolah di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Timur serta memiliki komitmen atas pendidikan di Indonesia agar anak-anak dapat sekolah dengan aman dan nyaman," ujarnya dalam keterangan resmi  (24/5/2022).

Kepala Sekolah PAUD Alam Manusak Yahya Adeo menyampaikan terima kasih kepada SiCepat Ekspres dan Yayasan Happy Hearts Indonesia yang sudah membangun ruang kelas bagi anak-anak didik. “Ruang kelas ini akan digunakan oleh anak-anak untuk belajar dan melakukan eksplorasi potensi serta menstimulasi yang dimiliki sebagai bakat yang dikembangkan. Kami juga berharap anak-anak semakin semangat dan bahagia, selain itu orang dewasa juga dapat ikut terlibat dalam proses belajar," jelas Yahya.

Kim Hai menambahkan, program ini merupakan salah satu komitmen SiCepat dalam mendukung peningkatan pendidikan Indonesia terutama pendidikan usia dini di wilayah Indonesia bagian Timur. “Pendidikan usia dini ini merupakan gerbang awal yang mengantarkan anak-anak untuk mendapatkan pengalaman pertamanya di dunia belajar,” ungkap dia.

Selain membangun sekolah, SiCepat juga memberikan bantuan beasiswa penuh kepada seorang siswa SMP Al-Chasanah dengan memberikan bantuan alat belajar berupa laptop untuk mendukung kegiatan belajar. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan untuk melunasi biaya pendidikan masuk sekolah dan biaya pendidikan tiap bulannya.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)