Sinar Mas Agribusiness and Food Luncurkan Proyek WASH di Kal-Bar

Proyek WASH Sinar Mas Agribusiness and Food di Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)

Akses terhadap air dan sanitasi yang layak di pedesaan Indonesia masih menjadi tantangan. Di Kalimantan Barat, menurut data Badan Pusat Statistik, kurang dari 70 persen penduduk memiliki sanitasi yang baik di wilayah tersebut. Akses masyarakat mendapatkan air  menjadi perhatian utama, karena banyak keluarga yang menempuh jarak yang jauh untuk mengakses air sehari-hari.

Selain itu, praktik buang air besar sembarangan yang sangat umum masih dilakukan di desa-desa, mencemari sumber air yang dikonsumsi masyarakat sehingga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, di sekitar area konsesinya, Sinar Mas Agribusiness and Food meluncurkan proyek WASH (Water, Sanitation, Hygiene) di Desa Sentabai, Kalimantan Barat yang akan memberikan manfaat bagi lebih dari 80 keluarga dan 4 sekolah dan diharapkan selesai pada Juli 2022.

Proyek ini bekerja sama dengan Safe Water Garden (SWG), yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kapasitas masyarakat untuk sistem mikro WASH (family-sharing system) di Indonesia, khususnya di Sumatera dan Jawa.

“Akses terhadap air mengalir, air minum yang aman, sanitasi dan kebersihan yang baik di wilayah konsesi kami sangatlah penting untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Setelah berhasil menerapkan sistem sanitasi untuk masyarakat di Belitung pada proyek sebelumnya, kami menyadari bahwa akses ke air mengalir and air minum yang aman telah menjadi perhatian di banyak daerah,” jelas Dr. Götz Martin, Direktur Sustainability and Strategic Projects, Sinar Mas Agribusiness and Food.

Sistem sanitasi memiliki empat komponen utama: tangki tertutup, bidang resapan (kebun), sistem pipa yang menghubungkan antar bagian, dan wastafel dapur terpisah. Sistem ini tidak hanya terjangkau, tetapi juga mudah dibangun dan akan membantu mengatasi masalah sanitasi pedesaan. 

Penerapan sistem sanitasi yang baik juga akan meningkatkan hasil tanaman pangan, terutama untuk tanaman konsumsi sehari-hari. Upaya ini juga berfungsi sebagai katalis untuk memperluas pertanian mikro dan mempromosikan kebiasaan makanan sehat, di mana masyarakat mendapat manfaat dari sayuran dan buah-buahan yang ditanam di rumah.

Bagian penting lainnya dari proyek ini adalah menyediakan air yang mengalir. Rata-rata keluarga di pedesaan Indonesia, termasuk masyarakat Sentabai, menghabiskan  waktu yang cukup banyak untuk mencari air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini mengalirkan air ke masyarakat untuk meningkatkan efisiensi, khususnya untuk mengurangi waktu dan tenaga yang diperlukan untuk mendapatkan air

Selain itu, penyaring air Nazava akan dipasang untuk memberikan jaminan air minum yang aman bagi keluarga. Dengan menggunakan sistem filtrasi/penyaringan ini, tiap-tiap rumah tangga dapat menekan pengeluaran, termasuk biaya pembelian air mineral dan LPG atau listrik untuk merebus air dalam waktu yang lama.

“Proyek WASH tidak hanya membangun fasilitas sanitasi dan air yang baik tetapi juga melatih  masyarakat terkait langkah yang efektif menggunakan fasilitas tersebut untuk mendorong hidup sehat dan menghasilkan tanaman pangan yang sejalan dengan komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat di pedesaan,” kata Dr. Marc Van Loo, CEO Safe Water Gardens.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)