SRO Pasar Modal Donasikan Rp 10 Miliar ke PMI

Foto : BEI

Self regulatory organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menyumbangkan 1 unit freezer room, 10 unit tempat penyimpanan darah (blood bank refrigerator), 12 unit timbangan darah (haemoscale), 5 plasma storage freezer, dan 2 mesin apheresis senilai Rp 10,3 miliar kepada Palang Merah Indonesia. Perlengkapan tersebut akan didistribusikan ke kantor PMI di beberapa kota di Indonesia sesuai dengan kebutuhan.

Donasi ini melanjutkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dalam rangka 44 tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. Momentum Hari Pahlawan dimanfaatkan SRO untuk menunjukkan komitmen sebagai pahlawan kemanusiaan dengan memberikan bantuan bantuan peralatan dan perlengkapan penunjang operasional kepada PMI)serta melakukan penggalangan dana CSR melalui tajuk bertanda pagar #InvestasiAndaMenolongSesama untuk keempat kalinya.

Simbolisasi pemberian bantuan kepada PMI dilaksanakan pada hari ini di Main Hall BEI, Jakarta, yang dihadiri oleh Ketua PMI M. Jusuf Kalla, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI, Sudirman Said, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Direktur Utama KPEI Sunandar, Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo, jajaran direksi dan komisaris SRO, ketua panitia HUT-44 pasar modal Indonesia Syafruddin serta para undangan lain. Secara simbolis, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menyerahkan bantuan kepada Ketua PMI M. Jusuf Kalla, disaksikan oleh Sekjen PMI, Sudirman Said dan jajaran Direksi SRO.

Syafruddin, Direktur KSEI sekaligus Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, menyampaikan donasi itu tahun ini SRO bekerjasama dengan PMI berhasil melaksanakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada berbagai daerah di Indonesia sejak September 2021. “Hingga akhir Oktober 2021 telah terkumpul 9.500 kantong darah,” ujar Syarifudin di Jakarta (10/11/2021).

Pada 10 November-14 November 2021, SRO akan kembali mendukung penyelenggaraan donor darah melalui 5 Unit Donor Darah (UDD) PMI di wilayah provinsi DKI Jakarta, dengan tambahan kegiatan donor darah pada bulan November ini. “Diharapkan hingga akhir November 2021 dapat terkumpul lebih dari 13.000 kantong darah,” jelas Syafruddin.

Ketua PMI, M. Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa donor darah dan donor plasma konvalesen masih terus diselenggarakan untuk menjaga stok darah PMI. “Penyelenggaraan donor darah merupakan salah satu amanah PMI dengan kebutuhan kurang lebih 5 juta kantong darah setahun. Pada pertengahan tahun 2021 jumlah stok darah PMI sempat menurun 50%, namun saat ini sudah mencapai 90% dari target. Kami akan terus berusaha untuk mememuhi kebutuhan darah untuk masyarakat Indonesia. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pasar Modal Indonesia kepada PMI dan berharap agar kerjasama ini dapat terus berlanjut,” kata Jusuf Kalla.

Pada kesempatan yang sama, SRO kembali melakukan penggalangan dana untuk kegiatan CSR yang telah setiap satu bulan sekali sejak Agustus 2021. Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI sekaligus Pembina HUT ke-44 Pasar Modal ndonesia, menyampaikan penggalangan dana yang diperoleh dari pendapatan transaksi bursa dan biaya layanan jasa kustodian selama satu hari di setiap bulan merupakan komitmen pasar modal Indonesia untuk berperan serta menanggulangi Covid-19. “Harapannya, penyelenggaraan kegiatan CSR secara berkesinambungan selama beberapa bulan terakhir dapat memberikan dampak untuk penanggulangan pandemi, maupun kebangkitan ekonomi secara nasional,” ucapnya.

Hal tersebut senada dengan tema HUT Pasar Modal Indonesia tahun ini, yaitu ‘Sinergi Pasar Modal bagi Pemulihan Ekonomi’. Sejak Agustus hingga Oktober 2021, telah terkumpul dana sebesar Rp 28,17 miliar yang berasal dari pendapatan transaksi bursa dan biaya jasa kustodian, Rp 24,96 miliar berasal dari donasi pelaku industri pasar modal seperti perusahaan tercatat, perusahaan efek, dan lainnya, serta donasi dalam bentuk natura senilai Rp 394 juta. Diperkirakan pada akhir tahun 2021, jumlah dana yang terkumpul dalam rangka CSR ini mencapai Rp 70-75 miliar.

Dana CSR per 5 November 2021 telah disalurkan untuk beberapa kegiatan, antara lain penyelenggaraan sekitar 250 ribu dosis vaksin di 16 wilayah di Indonesia, donor darah dan donor plasma konvalesen, bantuan makan siang rutin kepada 325 tenaga pemulasaraan di tempat pemakaman umum (TPU), serta santunan kepada 131 ahli waris tenaga kesehatan yang gugur. Kegiatan CSR lain dilaksanakan dalam bentuk dukungan penyediaan alat-alat kesehatan di berbagai fasilitas layanan kesehatan, seperti rumah sakit serta puskesmas, termasuk juga ambulans darat dan laut. Selain melalui PMI, bantuan juga telah disalurkan melalui Pusat Analisis Determinan Kesehatan (PADK), Kementerian Kesehatan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)