SSMS Memperkokoh Praktik Sawit Berkelanjutan

Petugas memberi makan Orang Utan di Pulau Salat, Kalimantan Tengah. (Foto : SSMS)

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) memantapkan tekad mengusung program kemitraan sesuai mekanisme Remediation & Compensation Program (RaCP) untuk memperkokoh implementasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Itu dilakukan antara lain dengan menyediakan areal konservasi orang utan. Sebagai anggota RSPO, SSMS menegaskan komitmen, dalam menjalankan bisnis, SSMS tidak hanya mengedepankan profit, namun juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Head of Sustainability SSMS, Henky Satrio Wibowo mengungkapkan, pihaknya merancang kegiatan RSPO virtual Tour pada Agustus 2021, sebagai salah satu inisiatif SSMS mengimplementasikan program ini. Untuk mengecek perkembangan tur virtual RSPO tersebut, tim RSPO mengunjungi areal konservasi Orangutan di Pulau Salat, Desa Pilang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada 12 - 13 Juni 2021. “Ini kedatangan kedua RSPO untuk melihat progress kemitraan yang diinisiasi oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) bersama Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival) sejak tahun 2016 itu,” ujar Hengky dalam keterangannya seperti dilansir SWA Online di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Dia menambahkan kegiatan virtual tour ini merupakan kesempatan bagus untuk mengedukasi dan menepis persepsi negatif masyarakat Indonesia terhadap industri sawit, apalagi kegiatan ini banyak melibatkan generasi muda. Melalui kegiatan ini juga, pihaknya ingin menunjukkan bahwa SSMS, perusahaan yang bertanggung jawab. Selain itu sekaligus mengabarkan, hadirnya industri sawit dapat menjadi solusi serta memberikan kontribusi positif dalam pelestarian lingkungan dan satwa langka khususnya orang utan.

Tidak hanya berkunjung ke Pulau Salat, tim RSPO juga menyempatkan bersilaturahim dengan Ketua BUMDes Pilang dan Ketua Kelompok Tani Pandohop yang menjadi penyuplai pakan orang utan dan kebutuhan logistik di Pulau Salat.

Imam A. El Marzuq, Senior Manager Global Community Outreach and Engagement RSPO menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini, untuk mengedukasi masyarakat, khususnya melalui generasi muda. Intinya, mereka ingin memperlihatkan betapa praktek sawit berkelanjutan sudah dilakukan para pelaku industri sawit di Indonesia, yang tergabung dalam keanggotaan RSPO.

Menurut Imam, konsep awal RSPO virtual Tour, mengajak peserta melakukan kunjungan langsung ke Pulau Salat. Tetapi, kondisi pandemi Covid-19 belum kondusif, konsep kegiatan diubah menjadi kunjungan virtual dengan memanfaatkan platform digital. Ia berjanji, video yang telah diambil oleh Tim RSPO akan dikemas semenarik mungkin dengan beragam informasi. Tujuannya, agar para peserta virtual tour dapat menikmati dan mendapatkan informasi dari berbagai lokasi layaknya berkunjung langsung.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)