Superindo Kucurkan Dana Hampir Rp 1 Miliar untuk Program Go Green

Tren Go Green kini semakin berkembang pesat, karena nyaris semua industri menerapkan praktik ramah lingkungan guna mendapatkan value added dalam bisnisnya. Hal itu tidak terlepas dari kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan hidup. Perusahaan food ritel Superindo pun menerapkan slogan Go Green di semua gerainya di tanah air.

superindo

D.Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Communication and Sustainability Superindo, mengatakan, memasuki tahun 2014 ini Superindo mengucurkan dana hampir Rp 1 miliar untuk menjalankan Go Green Project pada seluruh gerainya yang kini berjumlah 117 gerai. Adapun proyek yang dijalankan adalah cash back bagi pelanggan yang menggunakan reuseable bag Superindo dan zero waste management pada seluruh gerainya.

“Proyek ini suda berjalan sejak tahun 2013 lalu, dan ternyata dapat respon yang positif sehingga tahun ini kita lanjutkan lagi” jelas Yuvlinda dalam kunjungannya ke redaksi SWA (12/3).

Program cash back dipilih Superindo untuk mendorong pelanggannya berpartisipasi dalam mengurangi penggunaan kantong plastik ketika berbelanja. Superindo sendiri menyediakan reuseable bag dengan harga Rp 8  ribu. Menurutnya, ini adalah harga yang sangat menarik dan kompetitif, karena produk reuseable bag yang disediakan food ritel lain masih berada pada kisaran di atas Rp 10 ribu.  “Karena bagi kami reusebale bag ini bukan barang dagangan, tetapi alat untuk mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan pada pelanggan kami” jelasnya menguraikan alasan.

Yuvlinda menjelaskan bahwa hasil review di akhir tahun 2013 lalu menunjukkan respon positif dari pelanggan Superindo untuk program cash back ini “Kami mengalokasikan sekitar Rp 1 miliar untuk meng-cover cash back, tapi ternyata over budget, ini indikator kalau ternyata program cash back untuk reuseable bag ini mendapat apresiasi baik dari pelanggan,” jelas Yuvlinda.

Tak hanya pelanggan yang diajak peduli dengan isu kelestarian lingkungan, Superindo pun mewajibkan manajemen internalnya untuk mendukung program ini. Salah satunya dalah dengan menjalankan zero waste management pad seluruh gerai. “Terutama gerai kami yang stand alone building dan berada di dekat kompleks perumahan,” ujar Yuvlinda.  Zero waste management adalah program yang mewajibakan setiap gerai Superindo untuk mengolah dan mendaur ulang sampah organik mereka menjadi kompos cair.

Sampah organik ini sendiri sebenarnya adalah produk segar Superindo seperti sayur, buah, ikan dan daging yang masa kadaluarsanya sangat pendek yakni kurang dari 3 hari. Kompos cair yang dihasilkan dari sampah organik tersebut lalu diberikan secara cuma-cuma kepada UKM binaan Superindo yang bergerak di bidang pertanian dan juga bagi lingkungan sekitar yang membutuhkan.

“Program ini adalah prgram yang berkelanjutan dan juga sebagai salah satu bukti tanggung jawab kami terhadap lingkungan sekitar. Jadi, nantinya masih akan kami teruskan,” ujar Yuvlinda optimis. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)