Syngenta Rilis 6 Komitmen “The Good Growth Plan”

Perusahaan agrobisnis, Syngenta, hari ini mengumumkan enam komitmen untuk mengatasi isu ketahanan pangan global. Enam komitmen tersebut disebut “The Good Growth Plan” untuk meningkatkan efisiensi sumber daya, meremajakan ekosistem dan memperkuat komunitas pedesaan.

syngentawebEnam komitmen tersebut yakni, pertama: membuat tanaman lebih efisien: Meningkatkan produktivitas rata-rata tanaman inti dunia sebesar 20 persen tanpa memakan lebih banyak lahan, air atau pupuk

Ke-2 yakni enyelamatkan lahan pertanian: Memperbaiki kesuburan 10 juta hektar lahan pertanian di ambang degradasi.

Ke-3, membantu keanekaragaman hayati untuk berkembang: Meningkatkan keanekaragaman hayati di 5 juta hektar lahan pertanian.

Ke-4, memberdayakan petani kecil: Menjangkau 20 juta petani dan membantu mereka meningkatkan produktivitas sebesar 50%.

Ke-5, mendukung keamanan pekerja: Melatih 20 juta petani tentang keselamatan kerja, terutama petani yang berasal dari negara-negara berkembang.

Ke-6,melindungi setiap pekerja: Memperjuangkan kondisi kerja yang adil di seluruh mata rantai pasokan.

Mike Mack, Chief Executive Officer Syngenta, mengatakan: “Kami menyadari bahwa bisnis kami dapat terus tumbuh dan berkembang apabila kami memastikan proses pertanian dilakukan secara berkesinambungan. Kami terus berusaha meningkatkan kesadaran ini melalui fokus kami terhadap lahan, teknologi dan masyarakat. Kini kami bertekad untuk meningkatkan kontribusi kami, dan inilah yang mendorong kami mengumumkan komitmen hari ini.”

The Good Growth Plan merefleksikan keyakinan Syngenta bahwa produktivitas pertanian harus ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan penduduk dunia yang terus meningkat; yaitu 200.000 jiwa setiap hari. Pada saat yang sama, lahan pertanian terus berkurang karena urbanisasi dan erosi tanah, sementara sumber daya air terus mengalami tekanan. Masyarakat pedesaan – yang bekerja di sektor pertanian dan memiliki peran penting dalam memastikan kelangsungan pangan – banyak terjebak dalam kemiskinan.

Pada rangkaian acara peluncuran The Good Growth Plan di seluruh dunia, Syngenta hari ini bertemu dengan berbagai pembentuk opini untuk mendiskusikan tantangan tersebut dan menetapkan kontribusi perusahaan untuk membantu mengatasinya.

Hasil dari penelitian yang ekstensif mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai kegiatan di sektor pertanian harus dilaksanakan dengan lebih bertanggungjawab. Meskipun sebagian besar masyarakat berpendapat bahwa pemerintah adalah pihak utama yang bertanggung jawab memastikan ketersediaan pangan, Syngenta percaya bahwa kalangan bisnis juga berkewajiban memainkan peran yang lebih besar dalam mengembangkan visi jangka panjang untuk ketahanan pangan. Ini berarti menggunakan investasi terbesar di area Research & Development (penelitian & pengembangan) yaitu pemanfaatan teknologi canggih yang tidak hanya melindungi tapi juga meningkatkan potensi lingkungan dan menguntungkan masyarakat pedesaan.

Mike Mack melanjutkan: “Melaksanakan komitmen-komitmen ini tidak akan mudah karena ada pandangan yang bertentangan di masyarakat mengenai pertanian dan produksi pangan. The Good Growth Plan mencerminkan komitmen bersama kami sebagai sebuah perusahaan untuk melakukan hal secara berbeda dan lebih baik. Kami tahu, kami tidak dapat menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut sendiri, oleh karena itu kami mengajak para pemangku kepentingan dari berbagai penjuru dunia agar mendukung niat baik kami ini dan memberikan masukan yang bermanfaat kepada kami”

Syngenta merupakan salah satu perusahaan global dengan 27.000 pegawai di 90 negara. Perusahaan ini bergerak di bidang agrobisnis yang membantu meningkatkan produktivitas hasil panen, memelihara lingkungan, dan meningkatkan kesehatan serta kualitas kehidupan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)