Tatalogam Realiasikan Contoh Rumah Instan Domus untuk Korban Bencana

Peresmian contoh Rumah Instan Domus untuk revitalisasi bencana, serta Pelatihan dan Sertifikasi Pemasangan Baja Ringan untuk kalangan pesantren dan remaja di daerah rawan bencana telah dilakukan belum lama ini. Kegiatan sosial  ini hasil kerja sama PT Tatalogam Lestari, lembaga Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) dan Pondok Pesantren Al-Mizan.

Ketua Koordinator KITA KH Maman Imanulhaq, mengungkapkan kekagumannya pada produk unggulan baja yang diproduksi  PT Tatalogam Lestari sebagai rangka atap bangunan rumah instan Domus, setelah melihatnya secara langsung. “Rumah instan Domus adalah inovasi gat cerdas. Bahan baku lokal, yang mengelola orang asli Indonesia dan punya klasifikasi yang betul-betul punya kualitas dan garansi yang kuat,” ujar pria yang akrab disapa Kang Maman itu.

Menurutnya, hal inilah yang sebenarnya bisa membuktikan bahwa kalau kita punya kepercayaan diri membangun negeri ini, termasuk mengatasi bencana, maka Domus telah membuktikannya. Rumah ini adalah rumah yang cepat dibangun, tapi memiliki kualitas yang teruji dan bergaransi. Ini yang terpenting bagi kita bahwa cepat tepat dan berkualitas. Sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang dalam memenuhi kebutuhan hunian bagi orang-orang miskin di sekitar kita.

Dalam kesempatan yang sama, Vice Presiden PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi menjelaskan, kerja sama perusahaannya dengan KITA dan Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan sinergitas yang penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi pemasangan baja ringan, memenuhi kebutuhan rumah instan permanen untuk warga korban bencana dan menguatkan pesantren dalam pendidikan karakter.

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj. Sudjiatmi Notomihardjo  di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat (22/2/2021), Kang Maman juga menyebut bahwa dalam menghadapi tantangan di era global saat ini, genarasi muda Indonesia diharapkan memiliki kakakter kesabaran yang sangat kokoh, jujur, sopan, rajin, bertanggungjawab dan memiliki keterampilan lebih guna menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Almarhumah Hj. Sudjiatmi Notomihardjo adalah sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh. Jokowi yang diajari dan dilatih, serta dibiasakan untuk jujur, sopan, rajin, bertanggung jawab dan sabar oleh sang bunda terbukti sukses menjadi orang nomer satu di Republik Indonesia ini. Karakter ini yang harus dijadikan contoh oleh generasi muda Indonesia,” ujar pria yang duduk di komisi VIII DPR RI ini.  Dalam acara tersebut, peletakan batu pertama pembangunan aula berukuran 40 meter x 24 meter berlantai dua ini dilakukan protokol kesehatan dengan ketat.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)