Tiga Lembaga Ini Memperbarui Kerja Sama Pendidikan

Singapore International Foundation (SIF) bersama Indonesia Bright Foundation (IBF) dan Indonesian Professionals’ Association (IPA) Singapore, yang sebelumnya telah bekerja sama selama 2 tahun memperpanjang durasi kerja sama mereka (28/5). Seperti sebelumnya, masa kerja sama baru ini juga berdurasi 2 tahun.

Visi dari kerja sama ini adalah terwujudnya sinergi Singapura-Indonesia di bidang pendidikan seperti sesi mentorship dan kunjungan studi akademis ke Singapura, semuanya bagi akademisi penerima beasiswa dan bantuan IBF.

Dari perjanjian kerja sama sebelumnya, SIF, IBF, dan IPA berhasil memberikan dukungan bagi siswa-siswa penerima bantuan IBF dan pada akhirnya berhasil mengadakan kunjungan studi akademis ke Singapura bagi 4 siswa S1 Indonesia pada bulan Desember 2015 silam.

Kerjasama SIF, IBF, dan IPA

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan pada sistem strategi urban yang ramah lingkungan, manajemen dan kecukupan air, pengembangan seni dan budaya, inovasi sosial dan technopreneurship Singapura. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang Indonesia yang belajar dan bekerja di singapura. Selain itu, mereka juga diperkenalkan kepada orang-orang Singapura, termasuk keluarga yang menjadi inang para pendiri IBF selama satu semester saat mereka masih duduk di bangku S1, 20 tahun silam.

Keempat penerima beasiswa itu berbagi pengalaman mengenai kunjungan studi akademis tersebut dalam acara SIF Connects Jakarta (28/5). Event yang diselenggarakan sebaga wadah reuni bagi alumni program-program beasiswa SIF periode pra kerjasama 2 tahun lalu.

Syayyidatik Izzaturrohimah, salah seorang dari keempat mahasiswa tersebut mengatakan bahwa pengamalan mengunjungi Singapura tersebut membuatnya mendapatkan pengetahuan baru secara teknis, selain mempelajari tentang aspek sosio-kultural Singapura.

“Saya juga diberi kesempatan untuk berkenalan dengan kawan-kawan di Singapura. Kesempatan untuk menjalin jaringan pertemanan dengan akademisi Indonesia yang bekerja dan belajar di Singapura menginspirasi saya untuk belajar lebih keras lagi,” ungkapnya mahasiswi Universitas Indonesia tersebut.

Directur Eksekutif SIF, Jean Tan percaya bahwa akses yang mudah terhadap dunia pendidikan masih dibutuhkan, terutama bagi anak-anak cerdas dari keluarga bermasalah dan kurang mampu. Oleh karena itu, penerima beasiswa dari kerja sama ini adalah anak-anak dari kalangan tersebut.

“Kami senang mengulangi kerja sama yang bermanfaat ini adalah komitmen bersama dalam membesarkan calon pemimpin Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Selama dua dekade, masyarakat Singapura dan Indonesia telah berbagi ide, keahlian, dan sumber daya guna memberikan perubahan yang positif. Upaya bersama yang diperbarui untuk mendukung pengembangan pendidikan bagi para penerima beasiswa IBF ini menunjukkan banyak kebaikan yang dapat tercipta saat bekerja sama, berbagi sumber daya, dan keahlian dalam menghadapi tantangan-tantangan sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Wenart Gunadi, Jagoan Bisnis Game

Sejak kecil, kita sudah akrab dengan camilan atau jajanan tradisional. Bagaimana jika jajanan tersebut dikemas dan dikenalkan dengan cara yang...

Close