Trader Reza Paten Donasi Rp 100 Juta untuk Pengungsi Semeru

Reza Paten (kanan) menyerahkan donasi kepada Perwakilah KOPHI

Status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur  pada Jumat, 24 Desember 2021 di level 3 atau siaga. Penduduk setempat yang terdampak erupsi atau letusan gunung berapi masih tinggal di pengungsian.

Meski demikian, Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa penanganan bencana letusan Gunung Semeru telah memasuki masa peralihan dari darurat menuju pemulihan. Dan prioritas BNPB adalah mempercepat pemindahan pengungsi dari tempat darurat pengungsian ke hunian sementara.

Data Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Bencana Erupsi per 25 Desember 2021 menyebut bahwa total rumah yang rusak mencapai 1.027 unit rumah. Lokasi rumah-rumah penduduk yang rusak berada di Desa Sumberwuluh di Candipuro dan di Desa Sapiturang di Pronojiwo.

Sementra jumlah pengungsi yang menempati tenda-tenda  sebanyak 9.417 orang, mereka tersebar di 402 titik. Mereka banyak  berada di wilayah Pronojiwo, Candipuro dan Pasirian. Di luar Lumajang, pengungsi juga berada di  Malang, Jember dan Probolinggo.

Kondisi memprihatinkan para pengungsi tersebut menyedot perhatian banyak orang dan instansi. Salah satunya adalah pengusaha sekaligus trader mata uang asing (foreign exchange/forex) Reza Paten. Tidak tanggung-tanggung eksekutif muda ini menggelontorkan dana pribadi Rp 100 juta untuk korbang erupsi Gung Semeru.

Donasi Reza itu disalurkan melalui  forum Jurnalis Bergerak yang tergabung dalam Komunitas Pewarta Hiburan Indonesia (KOPHI) dan PWI Jaya, Sie Musik dan Film serta IMTA organisasi angkutan logistik yang ada di Jakarta untuk bergerak membantu meringankan kebutuhan para pengungsi.

“Saya dikenalkan dengan KOPHI oleh teman dan saya percayakan ke KOPHI untuk memberikan bantuan ini kepada korban yang ada di lokasi pengungsian. Benar saya tergerak membantu selain alasan kemanusiaan juga sesama orang Jawa Timur yang merasakan kepedihan yang diderita saudara-saudara kita tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru,” jelas Reza yang berasal dari Surabaya ini.

Reza berharap, agar bantuan ini dapat merigankan para warga pengungsi. Dan dia berdoa agar  musibah ini cepat berlalu dan warga di sana dapat hidup normal kembali seperti sedia kala. “Pesan saya kepada korban erupsi Semeru, setiap kesulitan yang dialami, harus sabar dan percayakan seluruhnya pada Tuhan,” ungkap pria berkacamata ini.

Bagi Reza, aksi sosial ini bukan pertama kalinya. Dia mengaku sering membantu orang-orang yang membutuhkan. Apalagi, dia menyadari bahwa rezeki yang didapatnya bukan miliknya semata, tapi juga ada hak fakir miskin. “Saya memang mengalokasikan sebagian penghasilan untuk kegiatan sosial atau kemanusiaan,” tegas kelahiran Surabaya, 26 Juli 1985

Dari mana sumber pendapatan Reza? Menurutnya, cuan itu berkat kerja keras dari kegiatannya transaksi forex, kripto, saham dan sebagian bisnis ritel usaha makanan. Dia berhasl meraup cuan Rp 100 miliar dari perdagangan forex  dalam waktu 2,5 tahun dan mampu menjual software robot trading sekitar Rp  500 miliar tahun 2021.

“Tahun 2022 saya targetkan bisa menjual robot trading forex senilai Rp 1 triliun. Saya dan tim akan bekerja lebih keras untuk melakukan edukasi mesin trading. Saya optimistis tercapai, sebab salama pandemi di mana masih terjadi pembatasan aktivitas manusia di luar rumah, orang-orang lebih suka di rumah untuk menghabiskan waktu. Dan  lebih produktif menghasilkan uang jika ikutan bermain forex,” jelas Reza beberapa waktu lalu di Jakarta.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)