Trisula Siapkan APD, Ranjang, dan Masker

Ilustrasi alat kesehatan untuk virus orona (Dok. STR/AFP)

Trisula Corporation, pemilik saham mayoritas di PT Trisula International Tbk, PT Trisula Textile Industries Tbk, dan PT Chitose Internasional Tbk, berencana mendonasikan alat pelindung diri (APD) non medis dan hospital bed (ranjang rumah sakit, termasuk matras khusus C-PRO) kepada pihak-pihak yang membutuhkan untuk menangkal penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Santoso Widjojo, Direktur Utama Trisula International, menjelaskan Trisula Corporation turut membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19 dengan program CSR yang telah direncanakan. “Yaitu menyumbangkan produk-produk APD non medis, yaitu masker non medis, baju hazmat, dan produk hospital bed (termasuk matras khusus C-PRO). Kami harap melalui program ini dapat membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Santoso di Jakarta, Minggu (12/4/2020).

Masker non medis yang diproduksi Trisula Corporation merupakan masker non medis yang bisa digunakan berulang sampai 30 kali pencucian normal, menggunakan bahan kain woven polyester, water repellent, dan anti mikroba yang bersertifikat Oeko-Tex dan Bluesign Approved yang diproduksi oleh Trisula Textile Industries dan dijahit oleh PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry yang merupakan anak usaha dari Trisula International.

Trisula Corporation menargetkan akan menyumbangkan sebanyak 100 ribu masker non medis kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas untuk terus menjalankan perekonomian Indonesia. Pada 21 April 2020 mendatang, masker non medis tersebut rencananya akan diberikan kepada sekitar 10 ribu pekerja di jalan yang membutuhkan untuk mengurangi risiko penyebaran.

Karsongno Wongso Djaja, Direktur Utama Trisula Textile Industries, mengatakan, kegiatan CSR ini merupakan peran serta perseroan sebagai perusahaan tekstil yang sudah beroperasi sejak tahun 1968 dengan keahlian yang dimiliki untuk membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi ini. “Selain itu kami berharap kontribusi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri terhadap masker non medis dan APD baju hazmat,” ujarnya.

Selain masker non medis, Trisula Corporation bekerjasama dengan Yayasan Hope Indonesia memproduksi APD baju hazmat yang akan diberikan untuk para tenaga kesehatan. APD baju hazmat ini terbuat dari kain woven polyester memiliki kualitas anti mikroba, tahan air, dan reusable, bisa digunakan berulang sampai 25 kali pencucian normal. Produksi APD baju hazmat ini telah dimulai pada awal April 2020. Trisula Corporation akan menyumbangkan 1.000 potong APD baju hazmat berkualitas melalui Yayasan Hope Indonesia.

Selain itu, Trisula Corporation berencana untuk membagikan 4 ribu potong APD baju hazmat melalui beberapa yayasan maupun didistribusikan langsung ke berbagai rumah sakit berskala kecil. Sebanyak 30 potong APD baju hazmat direncanakan diberikan untuk masing-masing rumah sakit tersebut,

Adapun, Chitose Internasional akan menyerahkan hospital bed sebanyak 500 unit dengan matras khusus C-PRO sebanyak 100 unit. Sekitar 10 unit hospital bed (termasuk matras khusus C-PRO) per rumah sakit. Matras khusus atau kasur sehat C-PRO ini dirancang untuk ranjang rumah sakit karena selain dibuat nyaman untuk pasien juga bahannya anti bakteri, breathable, non-toxic dan bisa dicuci.

Dedie Suherlan, Direktur Utama Chitose Internasional menjelaskan perseroan sebagai produsen furniture bertaraf internasional berinisiatif menyumbangkan ranjang khusus rumah sakit serta matras khusus C-PRO karena hal ini sesuai keahlian perusahaan di bidang furniture. “Kami berharap hal ini dapat membantu rumah sakit yang kekurangan tempat tidur dalam menangani peningkatan pasien akibat kondisi pandemi ini,” ujarnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)