Ubah Mindset Perpustakaan Lewat PerpuSeru

Jelajah PerpuSeru Kotawaringin Barat

PerpuSeru, program besutan Coca-Cola Foundation Indonesia dan Bill and Melinda Gates Foundation yang bertujuan untuk mengembangkan perpustakaan di Indonesia sebagai pusat belajar berbasis teknologi informasi terus meningkatkan cakupan kemitraannya ke berbagai provinsi yang tersebar di penjuru Indonesia.

Sebelumnya Jelajah PerpuSeru telah dilaksanakan di Sukabumi dan Kebumen. Tapi, kali ini Jelajah PerpuSeru digelar di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Hingga kini PerpuSeru sudah bermitra dengan 34 perpustakaan Kabupaten atau Kota. PerpuSeru menggandeng 70 perpustakaan desa serta 6 taman bacaan masyarakat yang tersebar di 19 provinsi di Indonesia.

Triyono, Program Advocavy Manager PerpusSeru mengungkapkan bahwa hingga tahun 2018 ditargetkan untuk bisa bermitra dengan 25 provinsi. Dari 34 partner perpustakaan yang tersebar, hampir 80% anggaran untuk perpustakaan selalu ditambah setiap tahunnya oleh pemerintah daerah. Anggaran yang diberikan bisa meningkat 100% hingga 200%.

Beberapa bentuk program yang dilaksanakan PerpuSeru berupa pemberian fasilitas komputer dan peralatan pendukung untuk menunjang layanan IT yang sedang dikembangkan serta pelatihan pendampingan kepada staff perpustakaan. Pelatihan-pelatihan yang diadakan seperti Pelatihan Tekonologi Informasi & Kesadaran Informasi, Pelatihan Marketing & Pelayanan Prima hingga Pelatihan Advokasi & Mobilisasi Sosial.

Hingga saat ini, PerpuSeru yang diadakan di Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat telah berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan belajar masyarakat. Beberapa komunitas lahir dari adanya kemitraan yang dilaksanakan seperti Komunitas Pecinta IT Kotawaringin Barat (Petik), Komunitas UMKM, Craft Lover Pangkalan Bun (CLP) dan kelompok teater.

Perpustakaan yang biasa dianggap sebagai tempat yang diperuntukkan bagi kalangan akademisi, kini bisa dinikmati oleh seluruh kalangan. Safwan, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, mengatakan, “Saat ini, masyarakat sudah aktif berkunjung dan memanfaatkan segala fasilitas dan layanan di perpustakaan. Mulai dari anak-anak sekolah hingga dewasa serta wirausaha”.

Sementara itu, terkait keberlanjutan program PerpuSeru ke depan Triyono mengatakan, "Kami belum memiliki partner di tingkat nasional dan ingin mengajak Kementrian Dalam Negeri dan Perpustakaan Nasional dalam melanjutkan tongkat estafet selanjutnya untuk bisa melihat potensi perpustakaan di Indonesia". (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)