Upaya Pemkab Tabanan Wujudkan Indonesia Damai

Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wirsyastuti (tengah)

. Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wirsyastuti (tengah)

Untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan memperkokoh toleransi bangsa di tengah sejumlah persoalan seperti hoax, ujaran kebencian, hingga terorisme, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui MUI Tabanan dan Gerakan Pemuda Ansor menggelar Tabanan Harmoni yang bertajuk Shalawat untuk Bangsa di Lapangan Alit Saputra (19/1/2019).

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengungkapkan, kegiatan tersebut adalah wujud nyata dalam menumbuhkembangkan perilaku dengan karakter bijak, toleran, dan cinta NKRI. “Mari kita sama-sama jaga Tabanan, jaga Bali, jaga Indonesia. Kita tunjukan bahwa kita rukun, kasih, sayang dan saling menghormat serta saling jaga. Apapun warnanya, karena di mata Tuhan semua sama,” ujar Bupati Eka.

Ia juga menambahkan, dipilihnya Kabupaten Tabanan sebagai lokasi kegiatan, karena di tahun 2017 kabupaten itu telah dinobatkan sebagai kabupaten yang toleran dengan diraihnya Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia. “Kami ingin menjadi contoh bahwa Tabanan itu cinta damai, masyarakatnya hidup rukun dan saling menyayangi, Karena dalam damai akan ada kemenangan, dalam damai tentunya akan mendatangkan berkah buat kita semua,” ungkapnya.

Bupati juga berharap umat Muslim yang ada di Kabupaten Tabanan harus semakin kuat dalam menyuarakan perdamaian, menyejukkan hati dan pikiran dengan selalu menjaga persatuan.

Sebelum shalawat dimulai, acara dibuka dengan berbagai macam tarian seperti Okokan, Tari Bungan Sandat Serasi, Tari Tabanan Harmoni dan Barongsai yang dilanjutkan dengan gema shalawat yang dipandu langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Berbagai tokoh hadir dalam acara tersebut, seperti Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Suryadi.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Tabanan sekaligus sebagai ketua panitia, Antoni, menjelaskan, lebih dari 5.000 orang berkumpul acara itu. Tidak hanya Muslim, tapi ada juga umat Hindu, Buddha, Kristen, Katolik dan Kong Hu Cu. Ini menandakan bahwa Kabupaten Tabanan merupakan Kabupaten yang penuh dengan kebhinnekaan .

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)