Upaya YDBA-PAMA Mendorong Petani Naik Kelas

Perkembangan Komunitas Petani Padi BOSS di Bontang Kalimantan Timur di bawah binaan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Bessai Berinta

Indonesia merupakan negara agraris, namun produk pertaniannya masih belum bisa mengalahkan pamor produk pertanian dari Thailand dan Vietnam. Butuh dukungan banyak pihak untuk memajukan petani kita, termasuk korporasi, meski tidak berkaitan dengan bidang usaha yang dikelolanya. Grup Astra bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program social initiatives dua grup usaha besar yang secara konsisten meningkatkan kapasitas dan kapabilitas petani dalam bercocok tanam serta meningkatkan hasil panennya.

Kemajuan dirasakan petani-petani yang berada di bawah binaan dua korporasi ini, melalui YDBA (Yayasan Dharma Bhakti Astra) membangun Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Bessai Berinta. Menurut Mus Mulyadi Perwakilan dari Komunitas Petani Padi BOSS di Bontang Kalimantan Timur sebelum dibina di bawah LPB Pama Bessai, para petani masih mengandalkan cara-cara bercocok tanam tradisional.

“Kami pun diajak menerapkan sistem tanam organik, tidak mudah, awalnya para petani enggan bergabung dan beralih, ini tantangan awal membangun kelompok tani untuk bisa beralih menanam padi organik. Karena bertahun-tahun mereka sudah terbiasa menanam padi biasa,” ungkap Mulyadi.

Setelah melihat beberapa petani yang beralih menjadi petani organik, mengalami peningkatan produksi panen yang sangat signifikan, barulah para petani lain tertarik bergabung. “Di bawah pembinaan LPB kami jadi memiliki kemampuan dalam memilih benih yang unggul, bagaimana peningkatan hasil panen, semakin kreatif dan aktif dalam budidaya, kompetensi teknis dan manajemen meningkat serta kami bisa menekan penggunaan bahan kimia,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, mereka pun mendapat dukungan akses pasar, seperti memamerkan hasil produk pertanian mereka, bukan hanya beras, di dua bandara yaitu di Kalsel dan Kaltim. Selain itu, akses pasar modern seperti Lottemart, Eramart, dan sekarang sedang dalam penjajakan dengan Alfamidi, serta di koperasi-koperasi yang dikelola karyawan PAMA.

Hanya saja, tantangan sebelumnya, kata Mulyani, karena mereka belum memiliki mesin dan rumah penggilingan sendiri, hasil panen digiling bersama dengan padi biasa. “Produk gilingan padi organik jadi bercampur dengan gilingan padi biasa, ini tentu menurunkan kualitas. Tapi kami bersyukur, sekarang tantangan tersebut teratasi, berkat dukungan YDBA dan PAMA berupa mesin dan rumah penggilingan padi. Saya berharap dengan apresiasi tersebut dapat meningkatkan kapasitas produksi, yang sebelumnya 100 – 200 kg gabah/ jam menjadi 500 kg gabah/ jam,” katanya.

Penyerahan mesin penggilingan secara simbolis diberikan oleh Koordinator Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Bessai Berinta, Suryo Aji mewakili YDBA, sedangkan penyerahan rumah penggilingan secara simbolis diberikan oleh Dept. Head CSR PAMA Site PT Indominco Mandiri, Agung Dwi Ananto Djati mewakili PAMA kepada Perwakilan Komunitas Petani BOSS, yaitu Koordinator Bidang Budidaya, Mus Mulyadi dan Koordinator Bidang Humas, Sulaiman.

Hadir secara virtual dalam acara ini, yaitu Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala, SRGS Division Head PT Pamapersada Nusantara TH Puguh Sasetyo, Sekretaris Pengurus YDBA Ida R. M. Sigalingging dan Deputi Project Manager PT Pamapersada Nusantara Site PT Indominco Mandiri, Alfian Nasution.

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala berharap mesin penggilingan yang diberikan YDBA dan rumah penggilingan yang diberikan PAMA dapat dioptimalkan sehingga menghasilkan produk beras organik sebagai produk bernilai tambah yang nantinya dapat mengantarkan petani menjadi mandiri dan naik kelas dengan produknya.

Sedangkan SRGS Division Head PT Pamapersada Nusantara mengatakan dengan adanya apresiasi ini diharapkan dapat mengurangi cost yang dikeluarkan petani yang selama ini membayar sewa dalam menggiling padi. Sehingga, terjadi peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya petani yang tergabung dalam Komunitas BOSS.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)