YDBA Resmikan LPB Tarikolot

Peresmian LPB YDBA di Tarikolot Citeureup Bogor oleh Ketua Pembina YDBA Gita Tiffany Boer (tengah), Ketua Pengurus YDBA Henry C. Widjaja (kiri) dan Camat Desa Tarikolot Citeureup Bogor Asep Mulyana Sudrajat

Salah satu upaya Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) sebagai yayasan di bawah Astra Group yang khusus membina UKM (Usaha Kecil Menengah) dan IKM (Industri Kecil Menengah) adalah melakukan pembinaan secara intensif melalui LPB (Lembaga Pengembangan Bisnis)

LPB merupakan kepanjangan tangan YDBA di berbagai wilayah, terutama di mana ada sektor unggulan. Melihat potensi IKM di Tarikolot Citeureup Bogor yang kuat di bidang logam, YDBA mendirikan LPB Tarikolot. Menurut Henry C. Widjaja Ketua Pengurus YDBA saat peresmian LPB Tarikolot (06/08/2019), sebelum LPB Tarikolot didirikan, YBDA mengumpulkan informasi di daerah tersebut apa sektor unggulannya. Informasi bisa didapat dari dinas perdagangan atau perindustrian setempat.

"Kami lalu melakukan sosialisasi, apa sih yang dilakukan YDBA, kemudian berlanjut ke basic mentalilty. Seperti kami pahami dalam setiap pembukaan LPB baru, paling banyak 7 IKM atau UKM yang akan bertahan lalu berlanjut untuk mengikuti pembinaan dari kami. Di LPB Tarikolot, saat sosialisasi ada 40 UKM dan IKM yang ikut, ketika lanjut ke basic mentality tinggal 20, lalu rontok menjadi enam IKM," ungkapnya.

Bagi YBDA, sedikitnya IKM yang bergabung di LPB baru tersebut bukan kondisi negatif, justru bukan masalah, karena yang utama adalah menjadikan yang 6 IKM yang serius ini berkembang dan sustain (awet) bisnisnya. "Kami memang bukan membidik kuantitas, tapi kualitas IKM yang bisa diajak untuk naik kelas dan awet. Pengalaman kami, melihat mereka berhasil nantinya, yang lain akan ikut," terangnya.

Jadi LPB Tarikolot Citeureup Bogor melengkapi sektor unggulan, sebuah program pembinaan YDBA yang inisiasinya sudha sejak 5 tahun lalu. Program yang melibatkan komunitas IKM sejenis ini dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi IKM dan mengajak mereka untuk mandiri, naik kelas, awet, maju dan go global.

Sektor unggulan logam di Tarikolot
merupakan sektor unggulan ke-16 yang dikembangkan YDBA. Sebelumnya, YDBA telah
mengembangkan 15 sektor unggulan dengan berbagai industri di beberapa daerah,
seperti industri logam di Tegal, Klaten dan Waru Sidoarjo; budidaya perikanan
di Sangatta Kalimantan Timur, budidaya padi organik di Bontang Kalimantan
Timur, hortikultura di Tapin Kalimantan Selatan, bengkel otomotif roda-4 di
Yogyakarta dan Waru Sidoarjo dan industri gula semut di Tabalong Kalimantan
Selatan.

Peresmian sektor unggulan logam di
Tarikolot ditandai dengan penandatangan MoU antara YDBA yang diwakili Ketua
Pengurus Henry C. Widjaja, Ayah Angkat program sektor unggulan dari PT Velasto
Indonesia (PT VIN) yang diwakili Presiden Direktur PT VIN, Reiza Treistanto dan
6 IKM Pilot Tarikolot yang diwakili oleh Afendi dari CV Harapan Mandiri. Ayah
Angkat dalam program sektor unggulan ini merupakan perusahaan yang dapat
menentukan spesifikasi QCD (quality, cost, delivery) produk akhir,
memberikan bimbingan, teknis & vokasi kepada IKM atau membeli produk akhir
IKM jika sesuai dengan QCD yang diminta Ayah Angkat.

Sedangkan, peresmian LPB YDBA di Tarikolot ditandai dengan gunting pita oleh Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer didampingi Henry C. Widjaja dan Camat Desa Tarikolot, Citeureup Bogor Asep Mulyana Sudrajat.

Dalam kegiatan, para tamu yang
hadir juga berkesempatan untuk melihat langsung kondisi IKM pilot yang terlibat
dalam program sektor unggulan tersebut, yaitu CV Harapan Mandiri dan UD Karunia
Mandiri.

Dalam kegiatan, Gita Tiffany Boer menyampaikan harapan diresmikannya sektor unggulan dan Cabang YDBA di Tarikolot ini. Gita berharap dengan dibentuknya sektor unggulan logam ini, Astra melalui YDBA dan Cabangnya dapat menjadikan IKM sebagai pelaku usaha, memiliki standar industri besar dan dapat menjadi bagian dari rantai pasok Astra Group maupun industri-industri besar lainnya. Dan cabang YDBA di Tarikolot ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat di Tarikolot, Citeureup Bogor.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)