‘Mempertahankan Talent yang Bagus’, Itulah yang Paling Sulit

Susie Babanie, Group Managing Director, Human Resources ANZ

12 Januari 2012 lalu PT ANZ Panin Bank telah mengumumkan perubahan nama menjadi PT Bank ANZ Indonesia (ANZ).  CEO ANZ Indonesia, Joseph Abraham mengatakan, nama baru ini merefleksikan meningkatnya kepemilikan saham Australia and New Zealand Banking Group Limited (ANZ Group) di PT Bank ANZ Indonesia.

Pada Oktober-Desember 2011, ANZ telah berhasil membukukan revenue sebesar AUD 84 juta atau mengalami kenaikan sebesar 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2010.  ANZ Group yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1973 dengan nama ANZ Grindlays ini kini telah memiliki 28 cabang yang tersebar di 11 kota di seluruh Indonesia.  Saat ini ANZ memiliki sekitar 44 ribu karyawan di seluruh dunia, dan baru-baru ini Susie Babanie, Group Managing Director, Human Resources ANZ datang ke Indonesia dan sempat berbagi soal strategi manajemen SDM ANZ dengan SWA.

Berikut adalah kutipan wawancara SWA dengan Susie Babanie.

Apa kunci sukses ANZ dalam managing HR?  Saat krisis banyak bank asing yang mengurangi jumlah pegawainya, bagaimana dengan ANZ?

Mungkin banyak yang sudah tahu bahwa bisnis kami tumbuh dengan pesat di Asia terutama dalam 4 tahun terakhir.  Secara global memang banyak bank yang melakukan downsizing, karena seperti kita ketahui, bank-bank asal Eropa dan Amerika memang mengalami beberapa masalah besar.  Tapi di saat krisis finansial global ketika perusahaan lain melakukan PHK, kami justru merekrut staf.  Dan kami ambil kesempatan untuk mendapatkan orang-orang yang sangat baik yang dilepaskan oleh bank lain sejak 2008-2009.  Sangat penting bagi kami untuk mendapatkan orang-orang yang berkualitas tinggi.

Berapa tingkat turn over di ANZ secara global?

Untuk angka ini sulit bagi kami untuk mengatakan persisnya, karena setiap negara mengukurnya dengan berbeda-beda.  Tapi turn over kami sangat manageable, kami mengukur voluntary turn over, yaitu ketika orang memang memilih untuk berhenti.  Kami mencoba mengaplikasikan apa yang membuat orang mau bekerja dan ingin tetap bekerja di ANZ.  Kami juga berusaha keras memastikan bahwa kami mengembangkan pemimpin-pemimpin kami dengan baik, karena faktor pemimpin itu sangat penting.  Jika anda punya leadership yang benar, maka karyawan akan ingin tetap bekerja.

Apakah persentasenya kurang dari 1 persen?

Jika kami katakan bahwa turn over itu kurang dari 1 persen, tentu saja itu terlalu sedikit.  Ketika perusahaan berkembang, kita tentu juga ingin ada tenaga-tenaga baru yang fresh..  Pada dasarnya turn over itu tidak buruk.  Jika terlalu banyak itu baru buruk.  Pada angka tertentu yang masih cukup baik, kita dapat mempertahankan staf-staf yang terbaik.

Lalu apa tantangan terbesar dalam me-manage HR?

Semua perusahaan ingin mendapatkan orang-orang terbaik termasuk kami.  Itu mungkin tidak terlalu sulit, tapi mempertahankan talent yang terbaik itulah yang lebih sulit, karena talent-talent terbaik itu biasanya juga ambisius dan banyak orang yang ingin menawarkan mereka pekerjaan.  Jadi kami berusaha keras menanamkan kepada para karyawan tentang berartinya bekerja di ANZ dan kesempatan yang dapat mereka peroleh.

Misalnya, jika tertarik, seorang karyawan ANZ di suatu negara bisa saja pindah ke negara lain untuk mengembangkan karirnya, lalu ia dapat kembali ke negara asalnya atau ia juga dapat pindah lagi ke negara lainnya.  Ia juga dapat memperoleh kesempatan untuk pindah ke wilayah lain di negara tempatnya bekerja atau ke divisi lain, misalnya dari bagian ritel ke operasional atau ke divisi HR.

Sebagai contoh, ada beberapa karyawan dari Indonesia yang dipindahkan ke negara lain di Asia Tenggara.  Mereka coba berbagi dan mengajarkan best practice-nya ke karyawan di negara lain.  Sebaliknya, ada pula karyawan dari luar negeri seperti Hongkong, Singapura, Vietnam dan sebagainya yang datang ke Indonesia dan mendapat pengalaman di Indonesia.

Jadi perusahaan perbolehkan jika karyawan ingin pindah ke wilayah lain atau negara lain?

Biasanya orang cenderung tidak mau pindah dari negara asalnya.  Di negara asalnya seperti Indonesia pun karir mereka dapat berkembang karena bisnis ANZ juga bertumbuh.  Kadang memang ada yang ingin mendapat pengalaman bekerja di luar negeri selama beberapa minggu atau beberapa bulan.  Dan jika ada yang akan migrasi ke negara lain, kami juga berikan kesempatan, dan di negara lain itu mereka tidak perlu mulai dari nol lagi, tapi sesuai dengan lama kerjanya di ANZ.

Dalam hal menggunakan tenaga dari luar negeri ini tentu saja harus kami akui, ekspatriat itu bayarannya juga mahal.  Tapi kami ada program untuk junior management yang ingin dapat pengalaman bagus dalam hal bekerja di luar negeri dan bagi kami pun biayanya tidak terlalu mahal, itu kami sebut sebagai global experience policy.  Program ini memberi kesempatan pada karyawan level junior management dan lebih utama bagi yang belum berkeluarga, karena lebih mudah baginya jika harus berpindah-pindah.

Kebetulan CEO kami Mike Smith adalah Chairman of The Diversity Council, yaitu sebuah badan yang memastikan apakah kami telah membuat mix yang benar dari kombinasi perempuan dan laki-laki, mempekerjakan orang-orang dengan ketidaksempurnaan fisik, dan apakah kami telah membuat kombinasi yang benar dari etnik yang berbeda-beda.  Karena kami beroperasi di 32 negara yang berbeda, maka nasabah kami pun dari etnik yang berbeda-beda, dan kami harus pastikan karyawan kami juga dari etnik yang berbeda-beda, kalau tidak, kami tidak akan dapat berikan pelayanan terbaik untuk customer kami.  Kami juga fokus pada gender. 3 dari 12 direksi kami adalah perempuan, atau sekitar 25 persen.  Kami pastikan wanita bisa memperoleh kesempatan dan posisi di organisasi ini.

Apa terobosan yang dilakukan ANZ dalam hal manajemen SDM?

Salah satu yang kami lakukan setiap tahun adalah survei kepada karyawan secara global pada bulan Mei tentang apa pendapat mereka soal bekerja di ANZ.  Dan hasilnya akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan, mengubah hal-hal tertentu, dan juga mengembangkan kurikulum training.  Kadang kami juga lakukan survei khusus di suatu negara, jika ada hal tertentu yang memang harus kami lakukan studinya.  Misalnya di Indonesia, terkait benefit package, beberapa waktu terakhir ini kami memperkenalkan medical benefit dan life insurance benefit yang sebelumnya kami tidak punya.

Bagaimana strategi peningkatan kualitas SDM di ANZ?

Kami punya beberapa program di ANZ, seperti leadership training yaitu 5-6 kursus yang berbeda bagi karyawan, tergantung seberapa senior karyawan itu.  Kami lebih banyak melakukan on the job training (OJT), karena kami percaya yang paling efektif adalah learning by doing.  Jadi dapat kami katakan 70 persen training itu OJT, 20 persen dari atasan dalam bentuk coaching, dan 10 persen di kelas.

Kami juga punya program yang kami sebut sebagai CEO Recognition, di mana karyawan, terutama karyawan junior yang kinerjanya baik akan diberi penghargaan.  Dan sudah ada 3 orang dari Indonesia yang terpilih.  Hadiahnya untuk tahun ini berupa jalan-jalan di Malaysia dan Singapura selama 5 hari bulan Maret nanti.  Mereka boleh ajak orang tuanya, dan CEO kami akan menemui mereka dan mengucapkan terima kasih atas kinerja mereka yang baik.  Tahun lalu kami kirim mereka ke Hawaii.  Ini adalah tahun ke-4 kami melaksanakan program ini.

Apakah ANZ akan menambah jumlah cabang?

Peningkatan jumlah cabang itu tergantung dari strategi di setiap franchise country.  Indonesia adalah salah satu franchise country ANZ yang merupakan salah satu fokus kami di antara 4-5 negara Asia lainnya.  Kami lihat banyak opportunity di Indonesia.  Di Indonesia saja kami ada 1068 orang karyawan, padahal 3 tahun yang lalu jumlahnya masih 180 orang.  Jadi dapat dilihat, dalam 3 tahun di Indonesia kami tumbuh signifikan.

Leave a Reply

1 thought on “‘Mempertahankan Talent yang Bagus’, Itulah yang Paling Sulit”

widih... keren juga manajemen ANZ. memperbolehkan karyawannya bekerja di luar negeri. mau donk di ajak kerja disana :D
by Ary Wibowo, 14 Feb 2012, 15:01

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)