Ambisi Judi Achmadi Jadikan Telkomsigma sebagai Perusahaan IT Terbesar di Indonesia

Pernah menjadi Best Chief Information Officer (CIO) versi majalah SWA, menginspirasi Judi Achmadi, CEO PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), untuk dapat menjadi Chief Inspiring Officer. Hal inilah yang membuat Judi masuk dalam top 10 Best CEO 2014 versi SWA. Selain menjadi inspirator, Judi juga memaksimalkan peran pemimpin sebagai model bagi staf-nya di Telkomsigma. Hasilnya, dia sukses meningkatkan revenue sebesar 80% dan menunjukkan pertumbuhan revenue 15% di atas industri. Targetnya, dia ingin membuat Telkomsigma sebagai perusahaan IT terbesar di Indonesia di akhir tahun ini. Berikut paparan lengkap Judi kepada reporter SWA Online, Destiwati Sitanggang:

Bagaimana pendapat Anda masuk top 10 Best CEO versi SWA?

Yang jelas, ucapan terima kasih. Sebab tidak mudah untuk menilai orang-orang terbaik baik, mengingat banyak sekali orang-orang terbaik. Mudah-mudahan acara ini bisa diselenggarakan setiap tahun dan akhirnya muncul pemimpin-pemimpin baru. Semoga hal ini bisa membuat dunia dunia belajar lebih cepat, karena sudah ada pengalaman dari CEO-CEO yang ditemukan ini.

Judi Achmadi, CEO Telkomsigma Judi Achmadi, CEO Telkomsigma

 

Memang, apa yang telah Anda lakukan sehingga bisa masuk top 10?

Sebenarnya, Telkom Group ini sudah memiliki great spririt yang kami sebut dengan solid spirit smart. Sebelum saya menjadi CEO, saya dulu pernah menjadi the best Chief Information Officer (CIO) yang dikeluarkan oleh SWA juga. Lalu, saya menggunakan istilah CIO itu sebagai Chief Inspring Officer. Yang saya lakukan adalah menginspirasi teman-teman saya supaya lebih solid, speed, dan smart. Sebenarnya tugas leader adalah membuat stafnya mampu berbuat lebih dari tugas yang sudah ada. Itulah chief yang sesungguhnya.

Bagaimana contoh nyata yang Anda lakukan?

Ada beberapa projek yang kita lakukan, dan dulunya teman-teman saya merasa kalau kita tidak mungkin mampu mengerjakan projek di atas Rp100 miliar, misalnya. Saya katakan bahwa ini bukan suatu masalah yang patut kita perhitungkan, jutsru yang harus kita lakukan adalah kita masuk, kita ambil, baru kita berhitung. Saya balik pola pikirnya. Itulah peran leader. Di sinilah dibutuhkan inspiring, dorongan kepada teman-teman supaya mereka bisa lebih berani dalam mengambil risiko.

Apa saja kesulitan yang Anda temui selama menjadi CEO?

Pasti banyak. Tapi menurut saya, kita harus menyelesaikan tiga persoalan dalam di perusahaan saya, yaitu 3P. 3P itu people, process  dan Product. People, di Telkom Sigma itu memandang people sebagai aset yang paling utama karena kita bergerak di industri software. Jadi brandware itu adalah segalanya, ada satu orang keluar, kita harus benar-benar review penyebab dia keluar. Karena setiap orang di sini, benar-benar memberikan kontribusi yang sangat tinggi buat value Telkomsigma.

Judi Achamadi2

Nilai-nilai apa saja yang Anda tanamkan dalam menjalankan peran sebagai CEO?

Kalau tadi saya sebut Chief Inspiring Officer, ya saya harus jadi model. Pertama, dalam bekerja, saya baru akan pulang kalau semua orang sudah pulang. Itu yang selalu saya terapkan. Ketika semua orang-orang belum hadir, saya sudah hadir lebih dahulu. Itu sangat penting menjadi seorang leader.

Memang, sudah berapa lama Anda menjadi CEO di Telkomsigma?

Saya menjadi CEO di sini sudah sejak 2,5 tahun yang lalu.

Selama masa bakti Anda sebagai CEO, perubahan apa yang sudah terjadi?

Apa yang kita lakukan semua itu dampaknya terlihat dari revenue. Revenue kita tumbuh signifikan, dimana pertumbuhan kita hampir mencapai 80% dan 15% di atas industri. Itu yang membanggakan saya, kita bisa melakukan komparasi dengan perusahaan-perusaahaan lain.

Apakah itu sudah sesuai dengan target yang Anda inginkan?

Sejauh ini sudah sesuai dengan target kami karena  memang diberikan target yang sangat tinggi dari holding. Target dari holding kami itu sangat menantang dan disambut dalam kondisi yang cukup berat, tetapi kami semua bisa. Intinya, bagaimana memotivasi staf supaya dia bisa mengeluarkan effort yang benar-benar sesuai dengan apa yang kami harapkan.

Apakah Anda sudah puas dengan pencapaian ini?

Belum, kami harus hajar terus lagi sama-sama.

Lantas, apa target Anda selanjutnya?

Target saya, menjadi IT company nomor satu di Indonesia. Nah sekarang, kami sudah dalam posisi yang mendekati itu, mudah-mudah di akhir tahun kami bisa menjadi yang nomor satu. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)