Danny Gunadi Terobsesi LED

Sejak bergabung dengan Philips, Juni 2012 silam, Danny Gunadi, terobsesi melihat warna warni lampu LED menghiasi kota-kota di seluruh Indonesia. Obsesi Danny dilatarbelakangi oleh ketertinggalan negara ini jika dibanding negara lain dalam penggunaan lampu berteknologi light emitting diode alias LED. Sebagai Marketing Manager Professional Comercial & OEM Philips Lighting Commercial, pria kelahiran 16 Februari 1985 ini merasa punya kewajiban mengedukasi masyarakat agar lebih melek teknologi LED.

Danny Gunadi Danny Gunadi

Secara pribadi saya ingin mengedukasi ketertinggalan Indonesia dibandingkan dengan kota-kota di negara lain. Indonesia masih bisa dibilang sangat tertinggal, mungkin karena penerapannya yang terlambat, jadi kita harus mempercepat kebiasaan pemakaian LED,” ujar Danny.

Pria yang sudah empat tahun berkecimpung di industri listrik ini mencontohkan kota-kota di China yang lebih hidup saat malam hari, tidak membosankan, plus kota-kota di sana mampu menghemat energi berkat penggunaan lampu-lampu LED.

Menurut Danny, keunggulan lampu LED mampu menurunkan biaya penggunaan listrik per tahun hingga 80%. “Lampu dengan teknologi CFL juga hemat energi, namun mengandung merkuri, sedangkan LED sangat ramah lingkungan,” ucap lulusan double degree program Teknik Industri-Manajemen dan S2 jurusan Strategic Marketing di Bina Nusantara ini.

Umur penggunaan LED juga lebih panjang. Jika lampu jenis lainnya maksimal hanya mampu tahan hingga tiga tahun, lampu LED kuat sampai 15 tahun. Keunggulan lain adalah lampu LED mudah dalam hal perawatan dan menawarkan desain yang lebih fleksibel.

Di Philips, Danny memastikan kebutuhan lampu untuk segmen profesional. Dibandingkan dengan segmen rumahan, kebutuhan lampu untuk profesional lebih kompleks. Kebutuhannya lebih variatif, antara gedung satu dengan gedung dua berbeda.

“Tugas saya adalah memberikan solusi kebutuhan mereka. Saya memperkenalkan teknologi-teknologi terbaru supaya akhirnya bisa mencocokkan visi misi mereka. Ada perusahaan yang memiliki visi green atau lebih peduli lingkungan, peduli lingkungan yang seperti apa? Apa hanya ingin mengurangi energi atau juga ingin membangun image perusahaan green. Dari situ kami akan bisa menentukan solusi yang dibutuhkan. Semua solusi yang kami berikan itu menggunakan teknologi LED,” papar pria yang pernah menjabat asisten manager marketing di divisi minuman Grup Orang Tua ini. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)