Bisnis Dokter Bedah Plastik Sangat Menggiurkan

Cantik adalah kebutuhan dasar setiap wanita. Semua orang tentu ingin tampil cantik dan menawan. Profesi sebagai artis ataupun public figure lain plus demam K-Pop membuat kebutuhan tampil cantik kini menjadi prioritas. Dokter bedah plastik pun diburu. Wajah asli kini jarang dijumpai karena sudah dipoles dan diketok sana-sini. Bentuk hidung, pipi, bibir, dagu, bisa diatur kembali sesuai permintaan demi memburu satu kata: cantik.

“Sangat menjanjikan. Sekarang lagi fast growing, dimensinya makin naik. Pemainnya belum terlalu banyak, compare to community number. Masih butuh banyaklah,” kata dr. Teuku Adifitrian Sp.BP (Tompi), dokter bedah plastik di Klinik aesthetic BeYouTiful.

Ia mencontohkan Korea, yang tergolong negara kecil, telah memiliki 2.500 dokter bedah plastik. Indonesia yang merupakan negara besar dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa baru punya 200-an dokter bedah plastik.

dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP (Tompi) - The Surgeons - Beyoutiful Aesthetic Clinic - Sajuta

dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP (Tompi) – The Surgeons – Beyoutiful Aesthetic Clinic

Itulah kenapa, lanjut dia, pemain di bisnis ini tak hanya dokter bedah plastik. Tetapi, bisa juga dokter spesialis THT, Kulit, dan bahkan Jantung. Namun, pria yang akrab disapa Tompi itu menyarankan pasien harus hati-hati dalam memilih dokter.

“Pekerjaan ini sangat menjanjikan. Jadi, semua mau main. Sekarang makin berkembang, misalnya bagian mata atau THT ada subnya yang menangani estetika mata atau hidung. Misalnya, membentuk lipatan mata,” kata dia.

Menurut dia, sebagian dokter bedah plastik memilih untuk melakukan praktik di klinik karena sifatnya yang one stop service. Jadi, pasien tidak repot, tinggal datang, daftar, dibedah, terus membayar di satu tempat. Bandingkan dengan di rumah sakit yang lokasi pendaftaran, konsultasi, pembelian obat berbeda-beda.

“Kalau di klinik, semua hal termasuk yang emergency bisa dapat akses privat ke dokternya langsung. Lebih praktis dibanding di rumah sakit,” katanya.

Namun, penyanyi bersuara unik tersebut tak mau blak-blakan soal gaji. Ia memberi kisaran di atas Rp 100 juta setiap bulannya. Tak heran, banyak dokter yang tertarik bermain di bisnis itu. Ia bahkan menyebut ada klinik aesthetic yang berisikan bukan dokter bedah plastik.

Meski begitu, tingkat pendapatan biasanya mengacu pada tingkat kepuasan pasien. Jika jumlah pasien membludak, pendapatan juga akan terangkat. Jam terbang juga sangat berpengaruh. (Reportase: Aulia Dhetira)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Hikvision Hadirkan Sistem Perangkat Keamanan Terintegrasi

Hikvision, perusahaan penyedia CCTV dan perangkat keamanan global tidak pernah berhenti menciptakan inovasi untuk menghasilkan produk-produk berteknologi tinggi yang disesuaikan...

Close