Honda Mengutamakan Value for Money

Kinerja Honda Prospect Motor (HPM) belakangan ini memang luar biasa. Ketika pasar industri otomotif stagnan tahun lalu, Honda justru mencetak pertumbuhan 73% dan penjualan mobil 159.147 unit. Bandingkan dengan penjualan tahun sebelumnya yang “hanya” 91.000 unit. Apa rahasia sukses Honda? Bagaimana Honda menjaga loyalitas customer-nya? Jonfis Fandy, Direktur Marketing & After Sale Service HPM menjelaskannya kepada Fardil Khalidi dari SWA Online:

Honda kembali seperti tahun lalu menang dalam penjurian Net Promotor Score (NPS). Intinya adalah Honda dari segi loyalitas konsumen terbaik di kategorinya, secara emosional (dari sisi konsumen) maupun secara taktikalnya.

Bagaimana Anda mengenali konsumen Honda?

Honda

Tahun lalu Honda cukup menjulang. Tahun lalu bisa dikatakan tahun yang sangat baik buat Honda di mana industri tidak bertumbuh, Honda bertumbuh 173%. Jadi naik 73% dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dibandingkan merek-merek lainnya, satu-satunya yang tumbuh di sektor industri otomotif ya Honda. Dan tentunya ini bukan kerja semalam, Honda itu punya sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Dan mulai dari menjual mobil sedan saja, kemudian kita tambah SUV, Hatchback, dan sebagainya sehingga bisa mendapatkan loyalitas customer.

Memang sampai tahun 2012 kita banyak bermain di segmen sedan, SUV, dan juga hatchback, yang harganya kebanyakan itu di atas Rp200 juta. Artinya adalah 25% di total market itu Rp200 juta rupiah. Tapi 75%-nya itu di bawah Rp200 juta. Nah, kalau kita ingin mendapatkan marker share yang besar,kita harus masuk ke segmen itu. Tapi kita lihat apakah kita cukup baik? Kita beruntung biarpun kita konsen di 25% itu, Honda sangat kuat di sana. Kita market leader di beberapa segmen, selama kita perkenalkan produk kita di atas Rp200 juta dan kita tahu tingkat konsumen juga sangat jelas.

Dari tahun ke tahun, penjualan kita sangat meningkat. Misalnya dari tahun 1999 itu kita jual sebanyak 240 unit, sekarang kita sudah mencapai level di penjualan 149.000 unit / tahun.

Rahasianya apa?

Yang pertama saya rasa bahwa customer Honda ini menghargai apa yang kami lakukan. Yang kami lakukan di segmen eksklusif, maintenance segmen eksklusif ini kita buang sehingga orang yang tadinya tidak kenal Honda berpikir bahwa mobil ini mahal, sehingga treatmen yang terbaik hanya kepada mobil yang mahal saja. Namun kemudian begitu mereka masuk ke showroom Honda, mereka mendapatkan all treatment yang sama.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)