Imelda M. Harsono, Kiat Sukses Menjadi Women Leader

Menjadi generasi penerus dalam suatu perusahaan bukanlah hal yang mudah. Banyak perusahaan yang gulung tikar ketika estafet kepemimpinan diwariskan kepada anak-anaknya. Namun tidak semua perusahaan yang diurus oleh generasi penerus tumbang begitu saja. Imelda Mulyani Harsono membuktikan kemampuannya di perusahaan sang ayah, Samator Group, dalam mengembangkan bisnisnya.

Kini Imelda menduduki jabatan Direktur Legal, Risk Management And Compliance di Aneka Gas Industri dengan membawahi 20 orang staf. Berbekal pendidikannya di University of Edinburgh jurusan Hukum Perdagangan Internasional, wanita yang kental dengan dialek Surabaya ini mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya dalam industri gas yang dipegangnya.

Imelda(utama)

Mengaku ingin terus menimba ilmu hingga jenjang S3, Imelda sangat termotivasi juga untuk menginspirasi wanita supaya bisa menjadi future business leader. Berikut wawancara Indah Pertiwi dengan Imelda Mulyani Harsono yang juga mengagumi sosok Sri Mulyani:

Bisa dijelaskan mengenai tempat tanggal lahir dan latar belakang keluarga?

Saya lahir di Surabaya. Anak ke dua dari empat bersaudara. Putri pertama dari Arief Harsono dan Grace Peradhana Harsono.

Apa latar belakang pendidikan Anda?

S1 (Bachelor of Arts) di National University of Singapore (major: Political Science & Philosophy), S 2 (Master of Management) di Universitas Pelita Harapan (major: Marketing Management), S 2 (Master of Laws) di University of Edinburgh (major: International Commercial Law)

Bisa diceritakan sejak kapan Anda bergabung di PT Aneka Gas Industri-Samator Group?

Saya bergabung di Aneka Gas Industri sejak tahun 2007 sebagai Direktur Keuangan, tiga tahun setelah AGI diakusisi oleh Samator Group

Sebelumnya bekerja di mana, dan berapa lama? Posisi terakhir sebagai apa?

Sebelumnya saya menjabat menjadi Kepala Bagian Pengadaan Samator Group sejak tahun 2005. Saya bergabung di Samator sejak kelulusan saya pada 2003.

Tanggung jawabnya apa saja?

-Negosiasi kontrak commercial baik dengan supplier maupun customer.

- Draf kontrak untuk joint venture agreement

- Menganalisis risiko dan meminimalisasikan risiko secara legal

- Meng-up date top manajemen mengenai peraturan dan regulasi terikini

- Memastikan bahwa pembelian impor sesuai dengan Hukum International yang berlaku

- Menjadi bagian dari corporate strategic team dan menciptakan strategi-strategi baru untuk perusahaan

Tantangan menjabat jabatan sekarang apa?

Terkadang susah untuk mencari titik temu dan menemukan solusi win-win solusi negosiasi kontrak baik dengan supplier atau customer. Diperlukan waktu, kesabaran dan kemampuan untuk 'thinking outside the box'

Targetnya dalam berkarier di perusahaan ini apa?

Membawa perusahaan menjadi perusahaan kelas dunia (world class) secara sistem maupun reputasi.

Imelda 2

Dan untuk ke depannya cita-cita dan ambisi hidup apa yang masih ingin dicapai?

Cita-cita saya membangun keluarga yang harmonis, menjadi istri yang baik dan ibu yang teladan bagi anak-anak saya. Untuk ambisi saya ingin menjadi perubahan yang positif ke ranah yang lebih besar dari perusahaan, misalnya menjadi bagian dari organisasi internasional seperti role model saya ibu Sri Mulyani.

Apa prestasi dan terobosan-terobosan yang dilakukan selama berkarier?

-Mendesain dan implementasi sistem pengadaan yang tersentralisasi dan terpadu untuk semua cabang perusahaan di seluruh indonesia

- Implementasi sistem dan prosedur legal, good corporate governance (GCG), risk management dan compliance yang berstandar international di perusahaan

- Membuat PT AGI untuk memasuki pasar modal dengan menerbitkan obligasi dan sukuk ijarah

- Bekerja sama dengan top executive di perusahaan multinasional untuk mengadakan aliansi strategis

  • Memimpin divisi marketing di Samator Land (Samator Group Property Development)

Apa prestasi yang menurut Anda paling membanggakan?

Implementasi sistem dan prosedur legal, GCG, risk management dan compliance yang berstandar internasional di perusahaan

Apa kiat-kiat unik dan inovatif yang pernah dilakukan dan bagaimana hasilnya?

Membentuk corporate strategic team yang terdiri dari orang-orang terbaik dari divisi-divisi di perusahaan, dan bukan dari konsultan. Di corporate strategic team, ada kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dan semua orang diberlakukan sama (equal standing) walaupun jabatan berbeda. Di Setiap meeting, kami belajar hal yang sangat berguna untuk kemajuan perusahaan karena tidak ada yang takut untuk mengungkapkan pendapatnya.

Apa kompetensi (skill and knowledge) yang dimiliki sehingga optimis menjadi future women leader?  

Kiat Sukses saya adalah 3 G: Grit, Grace dan Gumption.

Grit: sikap pantang menyerah. 

Grace: sikap berterima kasih atas segala yang saya terima. Semua kegagalan saya anggap pembelajaran

Gumption: berani untuk mengungkapkan pendapat, berani untuk berbuat benar walaupun sendirian.

Skill dan knowledge bisa dipelajari asal mempunyai keinginan untuk belajar. Soft skill seperti negotiation skill dan kemampuan untuk mendengar akan membedakan seorang leader exceptional dari leader yang baik.

Apa saja yang akan dilakukan jika menjadi leader?

Empower other women supaya bisa menjadi future business leader. Kebudayaan dan lingkungan membuat perempuan merasa bahwa mereka tidak mampu untuk menjadi pemimpin masa depan. Saya ingin memberi teladan dan inspirasi bahwa mereka bisa!

Bagaimana pandangan Anda soal keberhasilan ganda (sukses karier
dan sukses keluarga)?  

Sangat sulit tapi bukan hal yang mustahil. Diperlukan dukungan yang besar dari keluarga dan perusahaan.

Kalau menjadi women leader, apakah nanti bisa memerankan sebagai isteri dan ibu yang baik juga? apa kiatnya?

Karena saya belum berkeluarga, saya tidak tahu Apa yang akan terjadi. Namun saya akan berusaha untuk menjadi istri yang baik, yang mampu berkembang bersama sama dengan suami saya. Maupun berkembang secara individu. Saya juga akan berusaha menjadi ibu yang memiliki teladan untuk anak-anak saya supaya mereka tahu bahwa mereka bisa menjadi apa saja yang mereka harapkan. Dan untuk kiatnya: terus berusaha dan berdoa untuk yang terbaik. 

Bagaimana renacana Anda nanti dalam membina keluarga?

Rencana saya dalam membangun keluarga nanti: terus berpikir positif, memberikan teladan yang baik, terus berkembang bersama maupun individual, berusaha dan berdoa untuk yang terbaik, apabila ada problem di komunikasikan dan diselesaikan secepatnya. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)