Ini Tiga Klien Solusi Big Data GE

Big Data adalah sekumpulan data yang sedemikian besar, yang dapat ditangkap dan dikelola, serta dimanfaatkan untuk mendorong laju bisnis suatu organisasi maupun perorangan. Sejak tahun 2013, General Electric (GE) sudah mulai menekuni industri baru ini yang menghubungkan beberapa komponen antara mesin, data, dan juga manusia. Sehingga, dihasilkan kinerja yang lebih baik, lebih cepat, lebih aman, dan tentu saja lebih andal.

GE-Handry

“Kami harus menciptakan suatu kecerdasan tersendiri dalam sebuah mesin yang dapat mengumpulkan data lalu mengurainya. Perkawinan antara analisis big data dan teknik industri ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” kata CEO GE Indonesia, Handry Satriago.

Ada tiga produk yang terkait big data yang ditawarkan GE. Pertama, Predix Platform yaitu sebuah sistem operasi dalam industri internet yang menyediakan tool dan teknologi yang dibutuhkan perusahaan untuk mengamankan data dan mesin perusahaan. Kedua, Predictivity Solutions, yaitu sebuah software yang memastikan data mesin dan data bisnis selalu terhubung, dapat dianalisas dan divisualisasikan untuk meningkatkan kinerja bisnis. Ketiga, Asset Performance Management, yaitu sebuah strategi bisnis yang terintegrasi untuk memonitor dan mengoptimalkan kinerja seluruh sumber daya agar bisnis berjalan optimal.

“Kami menerapkan win-win solution. Penawaran kami akan meningkatkan margin jasa layanan GE dan mendorong industri organik tumbuh kian bagus,” katannya.

Sejauh ini, sudah ada tiga klien GE untuk solusi big data ini. Pertama, Air Asia yang telah merasakan dampak positif, yakni penggunaan bahan bakar yang semakin efisien. Kinerja waktu juga semakin baik dan berujung pada berkurangnya biaya perawatan pesawat. Dampaknya, harga penerbangan menjadi jauh lebih murah dan memberi pengalaman berharga pada wisatawan.

“Dengan layanan Efisiensi Flight, Air Asia dapat menghemat US$10 juta biaya bahan bakar pada tahun ini. Solusi ini memungkinkan pesawat untuk mengoptimalkan manajemen lalu-lintas pesawat, desain jalur penerbangan, dan lainnya. Harapannya, penghematan bahan bakar Air Asia bisa mencapai US$30 juta pada tahun 2017,” kata Handry.

Klien GE lainnya, yakni E.ON di bidang energi. Lewat big data, dapat mengatur daya yang lebih kuat dengan biaya lebih rendah berkat efisiensi di seluruh spektrum energi, dari seluruh pembangkit listrik bertenaga angin dan air. E.ON telah mencapai daya lebih banyak hingga 4% dari 283 turbin angin yang terdaftar di GE Wind Power Up, yaitu sebuah platform yang dapat meningkatkan jumlah angin hingga 5% di sebuah lingkungan. Hasilnya, ada tambahan 40 gigawatthour produksi energi tahunan.

“Terakhir, di sektor kesehatan ada Ellis Medicine. Dengan memanfaatkan big data, dapat meningkatkan pengalaman pasien lebih baik, mengurangi jam tunggu, meningkatkan efisiensi klinis, dan kualitas perawatan lebih baik secara keseluruhan. Dengan penerapan sistem otomatisasi tenaga kerja, Ellis dapat memangkas biaya lembur sebesar 25%,” kata Handry. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)