Strategi Karirrakyat.com Menangkan Persaingan Bisnis Web Loker

Dari 7,6 juta pencari kerja di Indonesia, baru 15 ribu pekerjaan yang tersedia di internet. Padahal, masyarakat Indonesia cukup “melek” internet. Bahkan negara ini merupakan pengguna Facebook terbesar ke-2 di dunia.

Eric Ngadiman

"Hanya ada satu kata yakni: revolusi! Kita harus merubah secara total cara kita mencari kerja secara online,” ujar Eric Ngadiman, Co Founder www.karirrakyat.com di Jakarta, Kamis (31/1).

Menurut Eric, website lowongan kerja (loker) yang ada saat ini terbukti belum benar-benar mampu menjadi media penghubung yang maksimal. Karena itu, bersama kakaknya, Beta Ngadiman dan adiknya, Zona Ngadiman, Eric membuat www.karirrakyat.com. Mereka mencoba masuk ke bisnis web loker meski sudah banyak yang bermain di bisnis ini.

Untuk memenangkan persaingan, tiga Ngadiman bersaudara ini menerapkan beberapa strategi. Strategi pertama yakni menampilkan dua fitur baru yang tidak dipakai oleh web loker manapun. Fitur tersebut adalah KR Map dan KR ID.

Fitur KR Map menampilkan lokasi-lokasi mana yang sedang membuka lowongan kerja. Lokasi-lokasi ini ditandai dengan bulatan-bulatan warna kuning, merah, dan lain-lain sesuai ketersediaan lowongan kerja.

“Produktivitas seseorang ditentukan oleh berapa jarak antara rumah dan tempat bekerja. Apalagi Jakarta sangat macet, untuk itu kita harus mencari pekerjaan yang lebih dekat dan tepat untuk kita. Melalui peta ini, kita bisa mencari lokasi pekerjaan yang terdekat,” urainya.

Sementara, Fitur ID menampilkan identitas perusahaan melalui logo. “Kadang masyarakat lebih mengenal logo perusahaan, sebab nama perusahaan kadang tidak sepopuler brand-nya. Misalkan, PT MRA membuka lowongan untuk Majalahnya, Cosmopolitan. Yang ditampilkan nanti adalah logo Cosmopolitan, jadi pencari kerja lebih mudah mengetahui lowongan pekerjaan melalui logo visual.”

Strategi dua fitur yang belum pernah ada di web loker lain ini sudah dipatenkan oleh PT Comima Sentratama selaku perusahaan yang menaungi karirrakyat.com.

Harga yang terjangkau juga menjadi strategi andalan karirrakyat.com untuk memenangkan persaingan bisnis web loker. Jika web lain membandrol biaya rata-rata di atas Rp 500 ribu untuk sekali posting bagi perusahaan pencari tenaga kerja, maka karirrakyat.com hanya Rp 100 ribu.

Strategi yang terakhir adalah menghapus keharusan melampirkan CV (curriculum vitae) bagi pencari kerja. Jadi pencari kerja hanya perlu mencantumkan nomor telepon saja. Strategi ini jelas lebih merakyat dan sesuai target mereka yang tidak hanya membidik tenaga kerja atau pencari kerja di sektor formal, namun juga informal.

“Tenaga kerja sektor informal kita merupakan penggerak ekonomi negeri ini. Banyak dari mereka yang tidak mengerti bagaimana membuat CV yang bagus atau mungkin memiliki skill, tapi tidak memiliki pengalaman kerja. Di sisi lain, banyak pencari tenaga kerja yang tidak peduli pengalaman kerja dan hanya melihat skill seseorang. Misalkan bengkel yang mencari montir,” paparnya.

Dengan beberapa strategi tersebut, www.karirrakyat.com terbukti mulai mampu mengambil hati masyarakat mesti keberadaaanya baru. Sejak beroperasi November 2012 lalu, web loker ini hingga pertengahan Januari 2013 memiliki lebih dari 2000 lowongan pekerjaan dan sebanyak lebih dari 800 perusahaan di Indonesia telah mendaftar sebagai pencari tenaga kerja.

“Statistik pengunjung karirrakyat.com telah meningkat menjadi lebih dari 1000 pengunjung unik per hari dalam kurun waktu dua bulan dan sebanyak 4329 anggota telah mendaftar. Dalam jejaring sosial telah mendapat lebih dari 5700 like Facebook,” tutup Eric. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)