11 Ribu Bidang Tanah Kosong Siap Dipetakan BPN Denpasar


Sebagai upaya memaksimalkan pemetaan pertanahan di Kota Denpasar dan mendukung beragam kemudahan tata ruang wilayah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Denpasar akan melakukan Pemetaan Bidang tanah di seluruh Kota Denpasar. 

Kepala BPN Denpasar I Ketut Suburjo (kanan) saat beraudensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra (tengah), di Kantor Walikota Kamis (17/1)

Di Kota Denpasar tercatat masih ada 11.000 bidang tanah yang masih kosong atau belum terpetakan dan 26.000 bidang tanah yang sudah bersertifikat namun belum terpetakan. "Dari jumlah itu tugas kita adalah memetakan agar semua tanah terpetakan, mengingat dalam peta itu semua informasi mulai dari kepemilikan, hak maupun tanah yang bersengketa bisa diketahui," ujar Kepala BPN Denpasar I Ketut Suburjo saat beraudensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Kantor Walikota Kamis (17/1).

Ketut Suburjo menambahkan, menambahkan proses pemetaan ini akan dibantu pengerjaannya oleh Tim Universitas Gadjah Mada dan ditarget tuntas tahun 2019 ini. "Peta tanah akan ditampilkan secara online sehingga dapat mempermudah Kota Denpasar jika ada rancangan pembangunan karena sudah ada peta lengkap dan nama kepemilikannya serta kawasannya apa," ujarnya.

Ketua Tim Peneliti Implementasi Kebijakan Satu Peta Berbasis Bidang Tanah, Dr. Trias Aditya mengatakan, kegiatan pemetaan ini untuk mendukung kebijakan satu peta  pada level tapak terutama untuk mendukung pemerintah kota  dalam menyelenggarakan  pemerintahan terkait pertanahan, perpajakan, izin, mitigasi bencana, Online Single Submission (OSS) atau kemudahan berinvestasi yang dicanangkan pemerintah pusat bisa difasilitasi dengan baik.

"Karena informasi bidang tanah sudah lengkap dan terjamin serta data tersebut menjadi acuan bersama. Jadi tidak hanya dilakukan Kantor Pertanahan namun bisa digunakan untuk pemerintah kota. Disitulah akan dihasilkan efisiensi karena kegiatan pemetaan itu sudah lewat yang dilakukan sekarang adalah meningkatkan informasinya," kata Trias, sembari mengatakan dengan satu peta ini akan dapat mendukung smart city Kota Denpasar.
 
Walikota Denpasar,  Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Menurutnya dengan pemetaan maka selain mempermudah masyarakat juga mempermuda pemerintah untuk proses perijinandan pengaturan tata ruang kedepanya.  "Program ini juga akan menggunakan sistem online yang akan sangat membantu sekali dalam mensukseskan program Pemerintah Kota Denpasar," ungkap Rai Mantra.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)