Accor Group Akan Tambah 95 Hotel Baru di Indonesia

 

Jaringan operator hotel internasional, Accor Group (AccorHotels) tampaknya semakin antusias menggarap bisnis perhotelan di Indonesia. Meski perusahaan tersebut telah mengoperasikan 115 hotel di Indonesia, namun mereka terus menambah hotel baru secara agresif. "Sekarang  kita sedang dan akan bangun 95 hotel baru lagi. Ini sudah ditandatangani kerjasamanya dan sebagian dalam proses kontruksi. Karena itu target kami mengoperasikan 200 hotel di tahun 2020 optimis akan tercapai," ungkap Garth Simmons, Chief Operating Officer, AccorHotels Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dalam acara press meeting belum lama ini.

 

Memulai penetrasi pasar Indonesia tahun 1993, kinerja AccorHotels hotel di Indonesia tumbuh lebih kencang dibanding jaringan operator asing lainnya. Pasar Indonesia sendiri memang merupakan salah satu andalan Accor secara global. "Sekitar 14% bisnis Accor di Asia Pacific disumbangkan dari Indonesia," Garth Simmons menunjuk data.  Di Indonesia Accor telah mengelola 23.000 kamar hotel dengan 12 merek hotel miliknya, dari kategori luxury hotel sampai hotel ekonomi.

Garth Simmons (kiri) dan Rio Kondo (kanan)

Selain merek hotel yang populer seperti Ibis, Ibis Styles, Ibis budget, Novotel, Mercure, Accor juga mengoperasikan hotel mewah seperti Sofitel, Fairmont, Pullman, dan Raffles yang baru saja buka di komplek Ciputra World, Mega Kuningan. Saat ini, dari 115 hotel Accor yang sudah beroperasi di Indonesia, sebagian besar terdapat di Pulai Jawa (78 hotel) dan Bali (22 hotel). Pasar Jabodetabek juga menjadi incaran utama Accor dengan 32 hotel yang telah dioperasikannya.

 

Dijelaskan Rio Kondo,  Vice President Development AccorHotels Indonesia, Malaysia, dan Singapura, kedepan pihaknya akan terus ekspansi ke luar Jawa dan Bali untuk mendukung program pariwisata RI. Contohnya AccorHotels segera akan mengoperasikan Pullman (251 kamar) di Mandalika (Lombok) dan Mercure(200 kamar) di Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur). Accor juga akan memperkuat penetrasi di kota-kota Sumatera seperti Bengkulu, Palembang dan Pekanbaru.

 

Ya, Accor memang akan terus agresif menambah kehadirannya di Indonesia karena dari 25 merek hotel Accor secara global,  baru 12 merek hotel yang ada di Indonesia. "Kita terus akan mencari partnership dengan pengusaha Indonesia dan kita mencari pengusaha yang mindsetnya untuk kerjasama jangka panjang,"  Rio Kondo menandaskan.

Toh demikian, meski pihaknya akan terus ekspansif, tetap saja Accor akan hati-hati dan melihat dengan teliti pasar di masing-masing kota. Contohnya pasar Bali yang mengalami pergeseran dan mulai sedikit agak oversupply. "Dulu 70% tamu hotel-hotel di Bali merupakan wisatawan asing dan 30% wisatawan domestik. Sekarang terbalik, 70% wisatawan lokal karena pertumbuan wisatawan lokal juga  luar biasa," Rio Kondo menambahkan.

Sudarmadi

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)