Alokasi Biaya, Masalah Mendasar di Dunia TI

Saat ini, tren industri di dunia menuju arah virtualisasi dan komputasi awan (cloud computing). Kondisi ini lah yang dijadikan Metrodata sebagai peluang untuk membantu para pelanggannya menuju tren teknologi baru dengan menggunakan infrastruktur yang ada, khusunya kesiapan memasuki dunia private cloud tanpa membuang investasi yang sudah ada.

Hal tersebut terungkap pada acara Metrodata Solution Day 2011 ("MSD 2011") yang diselenggarakan oleh PT Metrodata Electronics Tbk, bertempat di Shangri-La Hotel, Jakarta (26/10). Pada penyelenggaraan kali ini, MSD 2011 mengangkat tema "Virtualization and Cloud Computing For Business Transformation Enabler". MSD 2011 ini sendiri juga telah diselenggarakan di kota Medan, Surabaya, dan Denpasar.  Masalah mendasar yang terdapat pada dunia TI adalah alokasi biaya dan apa yang perusahaan dapatkan dari perspektif hasilnya, seperti dijelaskan oleh Damian Crotty, Presiden Direktur ViFX APJ Pte Ltd, salah satu mitra kerja Metrodata.

 

Ia menambahkan,  bahwa saat ini sebagian besar biaya TI hanya mempertahankan status quo, tidak memperbaiki bagaimana cara perusahaan bekerja. Melakukan penghematan melalui virtualisasi dan komputasi awan, dan kemudian menggunakan biaya yang dihemat tersebut untuk layanan inovasi TI yang baru, yang menciptakan diferensiasi strategis dan komopetitif adalah menjalankan perusahaan model baru.

 

Pada acara kali ini, juga dihadiri oleh para mitra kerja dari Metrodata, antara lain adalah Cisco, Hewlett-Packard, Microsoft, NetApp, SAP Indonesia, Symantec Indonesia, VMware, ViFX APJ Pte Ltd. Hampir semua mitra Metrodata, meyakini bahwa cloud computing memiliki sejumlah kemudahan dan keunggulan, terutama dalam beberapa hal seperti availability, reduce complexity, dan untuk efisiensi biaya.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)