Ambisi Kalahkan Cisco, Huawei Bikin Strategi Baru

Produsen perangkat jaringan telepon terbesar di China, Huawei Technologies Co berencana merger dengan perusahaan komputer dan jaringan komunikasi. Ini terkait ambisi melawan Cisco System Inc dalam lingkup router data dan switches.

“Cisco memang menjadi pemimpin dalam domain ini namun kami juga percaya bahwa perubahan bisa terjadi kapanpun,” ujar Leon He, Presiden Penjualan di unit bisnis solusi Huawei. “Perubahan ini terutama hadir karena munculnya konvergensi teknologi baru yang inovatif. Saat ini terjadi, iklim pasar dan kebutuhan konsumen juga ikut berubah.”

Huawei dikabarkan memperluas bisnis mereka dengan menyediakan peralatan untuk jaringan telepon sehingga diharapkan mencapai peningkatan penjualan tiga kali lipat hingga US$100 miliar dalam kurun 10 tahun mendatang. Keinginan Huawei meraup banyak pesanan dari pebisnis maupun pemerintah menimbulkan ancaman besar bagi Cisco.

“Huawei terus berrgerak ke 'rantai makanan' ini,” ujar Sandeep Shyamsukha, analis di Auriga USA LLC, San Francisco. “Sejalannya dengan produk mereka yang semakin baik dan harga dapat bersaing secara agresif, Huawei mampu merebut pangsa pasar milik pemain lain,” ujar Shyamsukha lagi. Keputusan Huawei untuk turut bermain di pasar enterprise memang menjadi 'momok' bagi Cisco yang berbasis di California.

“Dunia enterprise merupakan citra kemampuan utama kami,” ujar CEO Cisco, John Chambers. “Kami merupakan perusahaan yang bergerak di pasar enterprise. Disini kami memulai semuanya.”

Meskipun begitu, pangsa pasar Cisco menurun 33% dalam satu tahun terakhir. Standard & Poor's 500 Index melaporkan Cisco memang tengah mempertahankan keuntungan mereka di tengah ekspansi perusahaan ke lebih dari 30 bidang bisnis diantaranya smart grid, jaringan telekomunikasi di rumah dan penyimpanan musik digital.

“Isu-isu bisnis terkait dengan Cisco memberikan beberapa peluang untuk menarik keuntungan bagi Huawei,” ujar Duncan Clark, pemimpin perusahaan konsultasi pemasaran teknologi, BDA China.

Dalam pasar penyediaan router kepada perusahaan, Huawei setidaknya mampu masuk ke pasar yang didominasi Cisco. Huawei memegang 2,5% pangsa pasar sedangkan Cisco masih dianggap juara dengan meraup pangsa pasar sekitar 81,8%, berdasarkan keterangan analis Dell'Oro Group yang berbasis di California.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)