Astindo Fair Ke-8 Targetkan Transaksi Rp 200 Miliar

Astindo kembali menggelar pameran perjalanan terbesar di Indonesia di Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran ke-8 kalinya ini akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Maret 2018 mendatang. Astindo Fair tahun ini akan menempati area seluas 11.463 sqm dan direncanakan akan diisi oleh 190 booth yang terdiri dari agen perjalanan wisata, perusahaan maskapai, dan badan promosi pariwisata, baik domestik maupun internasional.

Ketua Astindo, Elly Hutabarat (tengah) dan Asisten Deputi Pengembangan Bisnis dan Pemerintahan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Tasbir Abdullah (kedua dari kiri).

Ketua Astindo, Elly Hutabarat, menyampaikan, penyelenggaran Astindo Fair meningkat dari tahun ke tahun, hal ini sejalan dengan meningkatnya perkembangan wisata domestik dan mancanegara di Indonesia.”Perkembangan yang pesat ini ditandai oleh semakin luasnya lahan areal pameran, serta semakin beragamnya destinasi, obyek pariwisata, hotel dan resort, airline, hingga cruise line yang ikut ambil bagian di dalam pameran ini,” ujar Elly dalam konferensi persnya di Jakarta (10/27/2017).

Dalam pameran kali ini, Astindo juga ikut ambil bagian dalam menunjang agresivitas pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisman pada 2019 nanti. Tidak seperti tahun sebelumnya, kali ini Astindo akan mengundang kementrian pariwisata untuk ikut memamerkan dan memasarkan 10 tujuan destinasi wisata prioritas pemerintah, yakni Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai. Selain itu, Astindo juga akan melebarkan lini bisnisnya dari B2C ke B2B. Astindo akan mengundang agen pariwisata mancanegara yang biasa menjual destinasi wisata di Asia.

Lebih lanjut, Elly berharap pameran ini dapat menjadi ajang pameran wisata terlengkap dan dapat menjadi referensi liburan masyarakat Indonesia. “Kami juga mendukung promosi wisata domestik, sejalan dengan program pemerintah,” kata dia.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Bisnis dan Pemerintahan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Tasbir Abdullah, mengatakan ajang ini merupakan wujud usaha Astindo untuk menggairahkan kembali bisnis pariwisata. ”Ditunjuknya 3 kota sebagai lokasi pameran, menunjukan keseriusan Astindo dalam membesarkan bisnis pariwisata tanah air,” katanya.

Astindo menargetkan 150.000 pengunjung selama 3 hari penyelenggaraanya, dengan total transaksi penjualan  mencapai Rp 200 miliar.  Transaksi tersebut akan diperoleh dari penjualan tiket dan paket-paket wisata yang ditawarkan. Kota lain yang akan menjadi sasaran Astindo selanjutnya adalah Surabaya dan Medan, masing-masing akan diselenggarakan pada tanggal 9-11 Maret 2018 mendatang.

.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)