BackOffice Associates Raih Proyek Master Data Sinar Mas Agro

BackOffice Associates, penyedia layanan tata kelola informasi dan pengelolaan data global tengah bergembira. Pasalnya mereka baru saja terpilih untuk meningkatkan pengelolaan master data dan otomatisasi proses bisnis PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (Smart).

 

Smart sendiri merupakan produsen kelapa sawit yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia, dengan nilai penjualan bersih sebesar Rp 29,8 triliun dan laba sebelum
beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi, serta laba selisih kurs (EBITDA) sebesar Rp 2,3 triliun pada tahun 2016. Jumlah lahan sawit kelolaannya mencapai hampir 139 ribu dan 16 pabrik yang memproses kelapa sawit menjadi minyak sawit (CPO) dan inti sawit (PK), dengan total kapasitas pabrik sebesar 4,2 juta ton per tahun.

Istimewa

 

Ya, perusahaan dengan skala yang raksasa itulah yang ditangani oleh BackOffice Associates (BOA) dalam hal pengelolaan data, termasuk menyatukan data keuangan, pelanggan, vendor, dan inventaris ke dalam suatu platform yang memungkinkan pemrosesan data lebih cepat, lebih transparan, dan terintegrasi untuk bisnis Smart. “Kami sangat antusias karena terpilih sebagai partner implementasi Smart untuk menghadirkan sistem pengelolaan data yang kuat dan berharap dapat membantu melengkapi para pemimpin bisnisnya untuk menganalisis data secara detil dan terperinci, serta meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan laporan bisnis,” kata Krish Datta, CEO Asia Pacific Japan and The Middle East BOA dalam rilisnya hari ini (30/7).

 

Selama 15 bulan ke depan, BOA akan menilai dan menyelaraskan kebutuhan pelaporan data Smart untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Selain itu, sebagai bagian dari program ini, Smart akan menggunakan Data Stewardship Platform (DSP) milik BOA dan aplikasi SAP Master Data Governance untuk mengelola keperluan data yang kompleks. BOA sendiri meluncurkan DSP pada bulan April 2017 silam di Indonesia dan Smart menjadi merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mengimplementasikan platform tersebut untuk bisnis hulu dan hilirnya. “BackOffice membantu kami dalam menghadirkan platform terintegrasi untuk melakukan pelacakan otomatis dari data bisnis kami secara real time serta menetapkan dan menerapkan kebijakan dengan visibilitas penuh,” jelas Wong Hong Zhoud, Kepala Group Controller Smart.

 

 

Krish Datta menambahkan, berbagai produk unggulan BOA dibangun di atas platform yang memungkinkan memungkinkan organisasi untuk mempercepat pertumbuhan, mendapatkan visibilitas, serta mengurangi risiko bisnis. “Kami berdiri sejak tahun 1996 dan memiliki catatan keberhasilan yang tak tertandingi di lingkungan data yang paling kompleks dalam berbagai industri,” papar Krish. . Adapun BOA yang berkantor pusat di Massachusetts AS memiliki berbagai klien perusahaan yang berada di dalam daftar bergengsi Fortune 1000, seperti Eli Lilly, Kraft, dan Graybar.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)