Banyak Merek Lokal yang Sukses Mengglobal

Handito Joewono mengaku, merek-merek yang pilih SWA sangat pantas untuk mendapatkan apresiasi dalam hal Indonesia Global Brand. Menurutnya, merek seperti Sakura, Polygon, GT Radial, Jeans Kardinal, Silver Queen, Baterai ABC, dan So Klin memang merek Indonesia yang sudah memiliki posisi di pasar global. “Yang paling menonjol di pasar global adalah merek So Klin,” jelas Chief Strategy Consultant Arrbey, itu.

Dijelaskannya, meski banyak merek deterjen yang bermunculan, So Klin masih unggul karena kemampuan membangun merek global. Ini tidak terlepas dari konsistensi dan kontinuitas perusahaan menjalankan strategi pemasaran dan pengenalan nama merek. “So Klin dan beberapa merek di atas sukses merebut pasar global karena kehebatan membangun merek dan kemampuan menciptakan produk yang berkualitas,” dia menegaskan.

Setali tiga uang dengan So Klin, pasar lokal Sakura juga sangat cukup kuat. Sakura dinilai bisa menjaring segala segmen filter otomotif khususnya yang menengah bawah dan atas. Pun, untuk pasar global yang mampu menjaring lebih dari beberapa negara. Tapi Sakura harus berhati-hati dengan gempuran merek luar negeri lainnya, apalagi produk dari Cina. Sakura juga harus lebih rapi dari segi pemasaran dan manajemen, seperti pengembangan teknologi, efisiensi keuangan dan produksi.

Bagi Handito, Polygon adalah merek sepeda yang sulit tergoyahkan di pasar lokal. Walaupuni market size-nya turun, Polygon masih tetap menjadi key leader di Indonesia. Dia menyarankan, Polygon harus bisa memberikan inovasi baru pada produknya agar tak kalah bertempur dengan sepeda buatan Cina yang jauh lebih murah tapi kualitas lumayan.

Ban GT Radial yang banyak diekspor ke Timur Tengah menjadi bukti kekuatan perusahaan menyusun strategi pemasaran yang cukup jitu. GT Radial berhasil lolos dari merek-merek asing. Merek itu itu memang sudah terkenal dan memiliki pasar tersendiri. Inovasi produk yang terbaru adalah ban ramah lingkungan, yang merupakan salah satu cara mencuri pasar di tengah isu lingkungan di luar negeri.

Silver Queen, dinilai Handito, sangat lihai dalam memahami pasar baik lokal dan global. Dulu coklat hanya untuk keperluan konsumsi, tapi sekarang justru sudah bergeser ke gaya hidup. Otomatis hal in akan mendongkrak permintaan coklat. Silver Queen mampu bersaing dengan coklat-coklat dari Swiss, bahkan sekarang orang lebih banyak tahu merek Silver Queen ketimbang merek coklat Swiss. Industri pasar coklat sangat besar, dan pemainnya pun terbilang sedikit. Silver Queen salah satu merek coklat yang berhasil mendunia karena rasa dan variasi.

Baterai ABC juga kuat karena kualitas produk yang terjaga selama ini. Baterai ABC bisa dibilang baterai yang sudah sangat familiar dimana-mana. Bukan di pasar Indonesia tapi juga global. Keberhasilan baterai ABC karena konsistensi menjaga kualitas. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)