Beauty Influencer Pengaruhi Tren Kosmetik Wardah

(tengah kiri -kanan) Putri Diah Paramita, Marketing Director PT Paragon Technology and Innovation dan Aryani Dwijayanti, Insight Specialist Google Indonesia

Topik tentang kecantikan menjadi salah satu yang dicari orang-orang memasuki bulan Ramadhan. Menurut data internal Google Indonesia, pencarian kata kunci yang berhubungan dengan kecantikan di Google naik 20 persen selama Ramadhan 2018.

Hal tersebut dipaparkan oleh Aryani Dwijayanti, Insight Specialist Google Indonesia di Jakarta, (15/5/2019). “Orang banyak yang mencari gaya rambut terbaru. Naiknya 2-3 kali lipat untuk tren warna rambut,” ungkapnya.

Dalam kategori kecantikan, terdapat ketertarikan pengguna Google terhadap produk halal, seperti kutek halal, kosmetik halal, hingga liptint halal. Wardah, jenama milik PT Paragon Technology yang identik dengan karakter halalnya, tentu menyadari peluang ini.

Momen tersebut dimanfaatkan melalui serangkaian strategi digital marketing. Selain kolaborasi dengan Google, Wardah juga menggarap webseries untuk membidik segmen pasar usia di bawah 30 tahun. “Paragon memiliki in house production house. Jadi, pembuatan webseries ini murni oleh tim Paragon. Kami tidak pakai tim dari luar,” tutur Putri Diah Paramita, Marketing Director PT Paragon Technology and Innovation.

Putri mengatakan, peran beauty influencer terhadap tren kosmetik juga cukup besar. “Memang pergerakan beauty vlogger sangat mendisrupsi market beauty saat ini. Orang-orang sangat percaya apa yang dikatakan oleh beauty vlogger itu. Misalnya kami sudah planning produk A akan naik, tapi tiba-tiba ada vlogger membicarakan hal yang lain, itu bisa bergeser ke arah sana.” Tak ayal, Wardah kerap menggandeng beauty influencer untuk membahas produk dimilikinya.

Meskipun mulai gencar menggarap media digital, Putri mengaku pihaknyatetap menjaga media konvensional. Langkahny adalah tetap melakukan promosi di dalam toko, TV Commercial, juga Corporate Social Responsibility (CSR).

Kini, Wardah merupakan label nomor satu di Indonesia untuk kategori kosmetik, dengan pangsa pasar 25-30 persen. Untuk produk perawatan kulit, Wardah bertengger di nomor 2. Saat ditanyakan target Wardah tahun ini, Putri berharap pihaknya bisa terus berada di atas pertumbuhan pasar.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)