Belanja Iklan di Indonesia Capai Rp 59,83

Belanja iklan Indonesia mengalami pertumbuhan yang luar biasa pada, 2010 yaitu 23%, dengan nilai Rp 59,83 triliun dibanding 2009 yang sebesar Rp 48,58 triliun. Angka ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 5 tahun terakhir. Data Nielsen Audience Measurement tersebut diperoleh dari hasil monitoring Nielsen terhadap 24 stasiun TV terrestrial, 95 koran dan 163 majalah tabloid. Ini merupakan gross rate card tanpa memperhitungkan promosi, diskon atau paket iklan lainnya.

Kenaikan belanja iklan ini sejalan dengan hasil survei consumer confident Nielsen yang menunjukkan angka kepercayaan diri konsumen Indonesia sudah kembali di kisaran 115-119 sepanjang 2010. TV masih menikmati kue iklan terbesar dan kenaikan pertumbuhan iklan terbesar dibanding media lain yaitu Rp 37,67 triliun naik 26% dibanding 2009. Sedangkan koran meraup Rp 20,18 triliun, naik 19% dan majalah tabloid Rp 1,97 triliun naik 10%. Kenaikan belanja iklan ini dipicu oleh 2 moment besar yaitu word cup dan piala AFF Suzuki. World Cup sendiri men-drive media spending lebih dari 30% pada Juni dan Juli 2010.

Kategori yang paling banyak beriklan masih tetap telekomunikasi mengeluarkan Rp 5,55 triliun naik 43% dibanding 2009 dan 7 merek produk telekomunikasi masuk dalam daftar 10 besar pengiklan terbesar yaitu XL Rp 593 miliar, Telkomsel (Simpati, Kartu AS dan korporatt) Rp 1,37 triliun, Axis Rp 396 miliar, Indosat Rp 320 miliar dan Esia Rp 296 miliar.

Untuk media TV walaupun rokok mengalami berbagai keterbatasan, rokok masih menjadi nomor dua pengiklan terbesar di TV setelah telekomunikasi yaitu Rp 1,79 triliun naik 14% dibanding 2009. Tetapi yang menambah anggaran iklan terbesar adalah susu pertumbuhan naik 90% dibanding tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp 1,24 triliun.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)