BHL Bidik Bisnis Penyelidikan Kejahatan Kerah Putih

Ekspansi dan kegiatan bisnis bidang keuangan yang terus bergerak cepat beberapa tahun belakangan ini juga disertai dengan peningkatan terjadinya tindak pidana di bidang keuangan.  Namun terkadang, karena satu dan lain hal, perusahaan yang terkena musibah tindak kejahatan keuangan memilih untuk menangani sendiri baik proses penyelidikan maupun pengungkapan kasusnya. Kondisi tersebut pun pada akhirnya memunculkan peluang bisnis penyelidikan partikelir alias swasta untuk membantu perusahaan mengungkap dugaan tindak kejahatan yang dialaminya.

Salah satu perusahaan yang berfokus menggarap pasar tersebut adalah BHL Investigasi dan Advokasi. BHL yang didirikan oleh tiga serangkai Basuki, Heru Kustriyadi Wibawa dan Lukas Budi Santoso itu merupakan lembaga yang menspesialisasikan diri menangani kasus kejahatan perbankan secara menyeluruh. Pelayanannya mencakup upaya pencegahan melalui pelatihan, seminar, serta penggunaan metode-metode deteksi dini. Selanjutnya upaya melakukan investigasi baik kronologis kejadian, pelaku kejahatan serta modus operandi secara internal. Sampai pada pengumpulan dan verifikasi barang-barang bukti yang diperlukan.

Tiga pendiri BHL dari kiri ke kanan ; Lukas Budi Santoso, Basuki, dan Heru Kustriyadi Wibawa (istimewa)

Heru Kustriyadi Wibawa, salah satu pendiri BHL  menerangkan, lembaganya merupakan kantor hukum berintegritas.  "Kami  menyediakan layanan, pencegahan, investigasi dan advokasi kejahatan finansial bagi lembaga keuangan dengan menyediakan tenaga ahli yang profesional di bidangnya. Latar belakang kami dari reserse, penyidik, laboratorium forensik. Dengan kapasitasnya masing-masing. Sampai ada yang pemeriksa poligraf," ujar Heru dalam rilis yang diterima redaksi SWA hari ini (13/9).

 

Selain memiliki keahlian dibidangnya, BHL Investigasi dan Advokasi memiliki kemampuan untuk menyiapkan baik sumber daya manusia maupun barang buktinya. Tujuannya, agar ketika berhadapan dengan aparat hukum dapat berlangsung secara baik, lengkap dan memiliki bukti-bukti dan alasan hukum yang kuat. Dengan demikian proses penyelesaian masalah kejahatan bidang keuangan akan berjalan secara maksimal.

Heru memaparkan, dari pengalaman yang dimiliki para personilnya, BHL telah memiliki jam terbang yang tinggi, khususnya dalam menangani tindak pidana keuangan. Selain itu tim BHL telah terbiasa melakukan koordinasi dan sinergi dengan aparat hukum terkait baik di Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman maupun Lembaga kemasyarakatan.

Karena itu dengan kemampuan yang dimilikinya, BHL yakni akan dapat memberikan berbagai konsultasi guna membangun system keamanan yang lebih baik bagi lembaga keuangan yang ada.  Salah satu contohnya dari aplikasi alat pendeteksi kebohongan. BHL dapat membantu sistem rekrutmen maupun promosi dengan memilih karyawan dengan standar kejujuran yang terbaik. Dari aplikasi sistem pengamanan data, BHL dapat memberikan kontribusi dalam pencegahan penyalahgunaan data-data dari lembaga keuangan.

Sementara dari sisi aplikasi proses dokumentasi, BHL bisa memberikan system pengelolaan dokumen yang baik guna mencegah penyalahgunaan serta mempermudah mencari barang bukti bila diperlukan. “Karena melihat kesulitan-kesulitan tersebut, maka kami memustuskan untuk membuka layanan baru berupa jasa konsultasi finansial terpadu di bawah nama BHL  Investigasi & Advokasi yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dalam pencegahan maupun penanganan kasus-kasus kejahatan finansial lembaga keuangan dengan memberikan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan undang-undang,” jelas Heru.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)