Bisnis Ritel Grup Wings Kian Ekpansif

Di tengah gelombang kontraksi sektor ritel, Grup Wings justru semakin agresif melebarkan bisnis ritel Family Mart. Ya, bisnis minimarket Grup Wings yang berada di bawah naungan PT Fajar Mitra Indah itu baru saja membuka gerai ke-79 di Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Dominic Kusniadi (paling kiri) berfoto dengan manajemen Family Mart dan LTC Glodok saat peresmian gerai kemarin (23/10).

 

Dominic Kusniadi, Property Division Head PT Fajar Mitra Indah yang menaungi Family Mart menjelaskan, pemilihan LTC Glodok lantaran pihaknya tertarik dengan keramaian pengunjung di pusat perbelanjaan tersebut. Kawasan LTC Glodok juga strategis karena berdekatan dengan sekolah, perkantoran serta hotel. “Pengunjung mal di sini cocok dengan konsep convenience store kami. Mereka butuh barang untuk keperluan sehari-hari maupun sekadar jajan,” jelas Dominic dalam sambutan di acara konfrensi pers peresmian Family Mart di LTC Glodok Senin pagi, (23/10).

Di Indonesia, Family Mart pertama kali membuka gerai di Cibubur pada 16 Oktober 2012. Sementara di luar negeri, merek toko kelontong yang berasal dari Jepang itu telah hadir di 8 negara dengan lebih ari 24 ribu unit gerai. Dominic lebih lanjut menjelaskan, pembukaan gerai toko yang berasal dari Jepang tersebut sejalan dengan misi perusahaannya untuk memperkuat branding Family Mart yang baru berusia lima tahun di Indonesia .

Family Mart pun akan masih terus menggenjot ekspansinya di tahun ini hingga mencapai 100 gerai pada akhir 2017. Untuk pembukaan satu gerai yang rata-rata berisi 5-6 karyawan menurut Dominic menelan biaya mencapai Rp 900 juta. Nilai tersebut tersebut sudah termasuk biaya sewa tempat. “Kami masih harus membuka 21 toko lagi untuk memenuhi target,” ujarnya.

Dominic pun optimis Family Mart akan mampu berkembang dengan baik. Pasalnya, konsep tokonya yang hadir dengan interior dan eksterior yang modern di serta tempat duduk yang nyaman layaknya restoran tersedia lengkap. Ditambah lagi terdapat makanan dan minuman hangat siap santap seperti siomay, dimsum, pao, kopi, teh dan sebagainya. “Penjualan kita sejauh ini paling besar disumbangkan dari makanan dan minuman siap saji. Sementara jumlah karyawan telah mencapai kurang lebih 1.500 orang,” jelas Dominic.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)