Chatting Tanpa Batas dengan Break Free Nokia

Tinggalkan cara chatting konvensional dan beralihlah ke program Break Free. Begitulah isi pesan yang disampaikan Nokia dengan peluncuran program Break Free, yaitu program yang ingin membebaskan pengguna ponsel dari cara-cara konvensional dalam chatting.

Salah satu fokus Nokia Break Free adalah adanya banyak pilihan aplikasi chatting di Ovi Store. Misalnya Whatsapp Messenger, aplikasi pesan smartphone menggunakan koneksi 3G atau WiFi yang bisa mengirim pesan, gambar, pesan audio dan video semudah ber-SMS. Aplikasi Whatsapp Messenger bisa diunduh secara gratis dari Ovi Store ataupun melalui SMS dengan mengirim permintaan ke 3789.

Produsen ponsel asal Finlandia itu menawarkan WhatsApp. WhatsApp bukan aplikasi instant messaging (IM) buatan Nokia, melainkan aplikasi mobile messenger yang dapat berjalan di atas berbagai platform, termasuk OS BlackBerry, iOS, Android, dan ponsel Nokia berbasis Symbian60.

Selain Whatsapp Messenger, ada pula aplikasi chatting lain di Ovi Store seperti Nimbuzz, eBuddy Mobile Messenger dan Smartchat. Bagian program Break Free yang lain adalah layanan konten premium berbayar Ovi Store. Konten premium Ovi Store bisa dinikmati dengan memanfaatkan pulsa pra-bayar ataupun akun pascabayar. Terdapat beragam konten premium dengan harga menarik. Ada theme premium dengan harga Rp 3.000, Angry Birds for Symbian 3, dan Angry Birds Season, Farrm Frenzy dan Real Football Manager seharga Rp 5.000 hingga aplikasi personal WiFi seperti JoikuSpot Premium.

Untuk mendukung layanan tersebut, Nokia berkolaborasi dengan operator seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan 3 untuk menawarkan paket data internet. Paket data yang bisa diakses dengan kode *303*1# ini tersedia dalam beragam pilihan, disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Sama halnya dengan BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp menggunakan akses 3G atau Wi-Fi yang bisa mengirim dan menerima pesan, gambar, catatan suara, pesan video, dan bahkan lokasi Ovi Maps, semudah menggunakan SMS.

Namun, WhatsApp berbeda dengan Yahoo!Messenger atau sejumlah aplikasi IM yang ada saat ini. WhatsApp memanfaatkan nomor pelanggan sebagai username, bukan e-mail. Jadi, jika Anda mempunyai nomor telepon selular, baik Telkomsel, XL, Indosat, dan 3 (Tri), dapat menikmati aplikasi ini.

Strategi ini bisa jadi cara Nokia untuk mencuri pangsa pasar BBM. Diibandingkan dengan BBM, tentu saja WhatsApp yang juga bisa berjalan di Android, BlackBerry, dan iPhone memiliki segmen lebih luas. Sebab, ke depan aplikasi ini akan menggantikan fungsi SMS. "Kami ingin memperlihatkan sebuah dunia tidak memiliki batasan apapun dalam berkomunikasi, baik dari sisi perangkat, operator, dan platform," kata Andrea Facchini, Direktur Pemasaran Nokia Indonesia.

Facchini mengatakan, layanan Break Free sangat menaruh perhatian pada generasi muda. Pasalnya, mereka sangat concern dengan "how much I pay". Karenanya, Nokia juga memahami. Semua layanan ini diklaimnya murah dan sangat terjangkau.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)