Citi Sumbang Rp 4 Miliar untuk Berdayakan Pengusaha Mikro

Dana sebesar lebih dari Rp 4 milyar telah disumbangkan oleh Citi Foundation melalui Citi Peka guna memberdayakan para pengusaha melalui perogram CMA (Citi Micro-Entrepreneurship Award ) sejak tahun 2005.  Hal tersebut terungkap pada acara pengumuman pemenang kompetisi Citi Micro-Entrepreneurship Award 2011. Acara ini merupakan penganugerahan terhadap para pelaku usaha Kecil dan menengah, yang diselenggarakan oleh Citi Peka dan UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia  pada 10 November lalu.

 

“Tumbuh dan berkembangnya usaha mikro di berbagai daerah secara efektif turut mendorong pertumbuhan daerah tersebut dengan penyerapan tenaga kerja, pengentasan kemiskinan, dan terbukanya kesempatan usaha di berbagai bidang,” ujar Tigor M. Siahaan, CitiCountry Officer Indonesia.   Untuk itu, guna memotivasi dan menginspirasi pengusaha mikro di Indonesia, Citi Peka dan UKM Center FEUI menggelar penganugerahan CMA 2011 ini. Program ini sendiri merupakan komitmen Citi Indonesia dalam memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pelaku unit usaha mikro yang berprestasi. CMA ini bertujuan untuk mengembangkan usaha, sekaligus memperluas jejaring pengusaha mikro dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang memberi pinjaman. Memasuki tahun ketujuh, program ini telah diikuti oleh lebih dari 3.800 pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Jumlah pemenang dari tahun 2005-2010 sudah mencapai 63 orang.

 

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, 90% dari total jumlah pelaku dunia usaha di Indonesia berasal dari pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Kelompok ini sendiri pun, berdasarkan data tersebut, merupakan penyumbang 56% PDB. Selain itu, kelompok UMKM juga membawa dampak yang positif bagi penanggulangan permasalahan pengangguran di Indonesia. Kelompok UMKM ini mampu membentuk lapangan-lapangan pekerjaan dan menyerap 97% dari seluruh tenaga kerja di Indonesia. Fakta-fakta seperti itu menunjukan bahwa peranan UMKM dalam perekonomia di Indonesia sangat lah penting, terutama dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan dan menghasilkan ouput.

 

Sementara itu, Kepala UKM-Center FEUI, Dr. Nining I. Soesilo mengatakan, pengusaha yang berada di tingkat ultra mikro itu memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi situasi krisis global sehingga berperan penting untuk terus menggerakan perekonomian nasional.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)